Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN SEDERHANA BAGI PELAKU HUB UMKM PLN UIW KOTA KUPANG UNTUK MENINGKATKAN LITERASI KEUANGAN Minarni. A. Dethan; Maria Immaculata Bahantwelu
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.57858

Abstract

Laporan keuangan merupakan instrumen penting bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mengevaluasi kinerja usaha serta mendukung akses terhadap sumber permodalan. Namun demikian, rendahnya tingkat literasi keuangan masih menjadi kendala utama yang dihadapi oleh sebagian besar pelaku UMKM. Kondisi ini berdampak pada kurang optimalnya pengelolaan keuangan dan pengambilan keputusan usaha. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam menyusun laporan keuangan sederhana, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya literasi keuangan dalam pengelolaan usaha yang berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan ini terdiri atas tiga tahapan utama. Pertama, sosialisasi mengenai urgensi literasi keuangan untuk memberikan pemahaman dasar kepada peserta. Kedua, pelatihan teknis penyusunan laporan keuangan sederhana yang meliputi buku kas, laporan laba rugi, dan neraca, baik secara manual maupun menggunakan aplikasi sederhana. Ketiga, pendampingan intensif kepada peserta guna memastikan penerapan pencatatan keuangan dapat dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan dalam aktivitas usaha sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada aspek pengetahuan dan keterampilan peserta. Pelaku UMKM mampu mengidentifikasi dan mencatat transaksi usaha dengan lebih baik, memisahkan keuangan pribadi dan bisnis, serta menyusun laporan keuangan secara mandiri dan akuntabel. Dengan meningkatnya literasi keuangan tersebut, diharapkan pelaku UMKM memiliki daya saing yang lebih tinggi serta mampu mengambil keputusan strategis secara tepat dalam rangka pengembangan usaha di masa mendatang.