Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

EDUKASI TENTANG DETEKSI DINI KANKER SERVIKS DI PUSKESMAS BANDAR JAYA KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Desi Kumalasari; Anissa Syafitri Almufaridin; Elsy Juni Andri Kariny; Fatmah Indriana Fuaida; Eva Zulaikha; Tri Murning Wati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.58632

Abstract

Kanker serviks masih menjadi masalah kesehatan perempuan yang penting, terutama di negara berkembang, karena sering ditemukan pada stadium lanjut meskipun sebenarnya dapat dicegah melalui edukasi dan deteksi dini. Rendahnya pengetahuan wanita usia subur (WUS) tentang faktor risiko, gejala, pencegahan, dan skrining menyebabkan upaya pengendalian kanker serviks di tingkat layanan primer belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas edukasi deteksi dini kanker serviks terhadap pengetahuan wanita usia subur (WUS) di Puskesmas Bandar Jaya, Kabupaten Lampung Tengah. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan melalui ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, serta penggunaan media edukasi berupa booklet. Evaluasi dilakukan menggunakan metode pretest dan posttest untuk mengetahui perubahan tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah kegiatan edukasi. Kegiatan ini diikuti oleh 24 Wanita Usia Subur (WUS). Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, dimana sebelum diberikan edukasi sebagian besar peserta memiliki pengetahuan kategori kurang sebesar 62,5% dan kategori cukup baik sebesar 37,5%. Setelah dilakukan penyuluhan terjadi peningkatan pengetahuan dengan kategori baik mencapai 100%. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi tentang deteksi dini kanker serviks melalui media Leafleat efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran wanita usia subur mengenai pentingnya deteksi dini kanker serviks.
Smart Fe Reminder: Pemberdayaan Kader Posyandu Berbasis Aplikasi Android untuk Meningkatkan Kepatuhan Tablet Fe pada Ibu Hamil Linda Puspita; Fatma Fuaida; Psiari Kusuma Wardani; Desi Kumalasari; Elsy juni andri kariny
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 Mei 2026
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpmpkm.v8i1.26087

Abstract

Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang berdampak terhadap peningkatan risiko perdarahan, persalinan prematur, berat badan lahir rendah, hingga kematian maternal dan neonatal. Salah satu upaya pencegahan anemia adalah pemberian Tablet Tambah Darah (Fe), namun tingkat kepatuhan konsumsi tablet Fe pada ibu hamil masih rendah akibat kurangnya pengetahuan, lupa minum tablet, efek samping, dan minimnya pemantauan oleh tenaga kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet Fe melalui pemberdayaan kader posyandu berbasis aplikasi Android “Smart Fe Reminder”. Metode pelaksanaan meliputi edukasi anemia pada ibu hamil, pelatihan penggunaan aplikasi kepada kader posyandu, pendampingan monitoring konsumsi tablet Fe, serta evaluasi tingkat kepatuhan sebelum dan sesudah intervensi.Aplikasi Smart Fe Reminder dilengkapi fitur pengingat minum tablet Fe, pencatatan konsumsi harian, edukasi kesehatan, dan monitoring kader secara berkala. Sasaran kegiatan adalah ibu hamil dan kader posyandu di wilayah kerja puskesmas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang anemia dan manfaat tablet Fe, meningkatnya keterlibatan kader dalam pemantauan kesehatan ibu hamil, serta peningkatan kepatuhan konsumsi tablet Fe setelah penggunaan aplikasi. Program ini diharapkan menjadi inovasi digital berbasis komunitas yang efektif dalam mendukung pencegahan anemia pada ibu hamil serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan maternal di masyarakat.Kata kunci: anemia, ibu hamil, tablet Fe, kader posyandu, aplikasi Android, Smart Fe Reminder.
Hubungan Pengetahuan Tentang Anemia Dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Pada Remaja Putri di SMK N 1 Negrikaton Kabupaten Pesawaran Nadya Dwita Fatma Sari; Fatmah Indriana Fuaida; Elsy Juni Andri Kariny
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 4 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i4.1066

Abstract

Pendahuluan: Anemia masih menjadi masalah kesehatan pada remaja putri yang disebabkan oleh kurangnya asupan zat besi dan kehilangan darah saat menstruasi. Salah satu cara dalam pencegahannya adalah konsumsi tablet tambah darah (TTD), namun kepatuhan remaja masih rendah. Pengetahuan merupakan faktor penting yang mempengaruhi perilaku kesehatan, termasuk kepatuhan konsumsi TTD. Tujuan: Menganalisis hubungan antara pengetahuan tentang anemia dengan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di SMK N 1 Negrikaton Kabupaten Pesawaran. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel yaitu 84 responden (total sampling). Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil: Sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang (59,5%) dan kepatuhan rendah (67,9%). Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kepatuhan konsumsi TTD (p = 0,002). Simpulan: Pengetahuan berhubungan signifikan dengan kepatuhan konsumsi TTD, namun hubungan tersebut tidak sepenuhnya linear. Oleh karena itu, peningkatan kepatuhan memerlukan pendekatan komprehensif melalui edukasi, motivasi, dan dukungan sosial.
Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Trimester III Di Desa Klaten Rini Wahyuni; Siti Rohani; Elsy Juni Andri Kariny
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1276

Abstract

Kecemasan merupakan salah satu gangguan psikologis yang umum terjadi pada masa kehamilan. Kehamilan Trimester III merupakan saat persiapan aktif untuk kelahiran bayi dan perubahan peran menjadi orang tua seperti terpusatnya perhatian pada kehadiran bayi, sebagian besar wanita hamil dalam keadaan cemas. Tujuan Penelitian ini Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kecemasan ibu hamil trimester III di Desa Klaten. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain analitik menggunakan metode cross sectional . Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner , Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu hamil trimester III berjumlah 31 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan uji chi square diketahui bahwa usia dengan nilai P Value 0,027, pendidikan dengan nilai P Value 0,038 dan dukungan Suami dengan nilai P Value 0,043. Jadi dapat disimpulkan bahwa usia, Pendidikan dan  dukungan suami memiliki hubungan yang signifikan dengan kecemasan ibu hamil trimester III. Saran bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan frekuensi dan kualitas programnya seperti pembuatan Vidio dalam memberikan penyuluhan pada ibu hamil mengenai kecemasan ibu hamil Trimester III dan dapat melibatkan kehadiran dan dukungan keluarga dalam semua hal dari kehamilan sampai proses persalinan untuk mengurangi tingkat kecemasan selama kehamilan.
KALKULATOR DIGITAL DETEKSI DINI PREEKLAMPSIA BAGI BIDAN PUSKESMAS Fatmah Indriana Fuaida; Nadya Dwita Fatma Sari; Elsy Juni Andri Kariny
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i2.462

Abstract

Introduction:One of the primary causes of morbidity and mortality in mothers and perinatals is preeclampsia, particularly when the illness develops early in pregnancy. A rapid and substantial increase in body weight during pregnancy is the first immediately detectable symptom of preeclampsia. Because conducting standard pregnancy exams can avoid preeclampsia. Objectives: Development of a digital calculator application for midwives in early prevention of preeclampsia in pregnant women. Method: using the Research and Development (RnD) method. The sampling technique used total sampling with a total sample of 32 midwives. The research was conducted at the Pagelaran Public Health Center in May 2024. The data analysis used TAM (Technology Acceptance Model). Result: According to the evaluation results, 93.5% of respondents felt that the digital calculator application was useful for detecting preeclampsia at an early stage, and 81.12% felt that it was easy to use. This demonstrates how midwives can benefit and find it more convenient to prevent preeclampsia by using a digital calculator application for early identification of preeclampsia. Research conclusion: In order to aid in the early prevention of preeclampsia, midwives could benefit from the creation of a digital calculator application, particularly one that calculates BMI, MAP, and ROT.  
HUBUNGAN PENGALAMAN MENYUSUI DAN SUMBER INFORMASI IBU, TERHADAP PENGETAHUAN IBU DALAM MEMBERIKAN AIR SUSU IBU (ASI) PADA BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI RSUD H.ABDUL MOELOEK BANDAR LAMPUNG Elsy Juni Andri Kariny; Fatmah Indriana Fuaida; Nadya Dwita Fatma Sari
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i2.529

Abstract

Background: Indonesia had the highest infant mortality rate (IMR) among all ASEAN countries in 2015, at 22.23 per 1,000 live births, with the main cause being low birth weight (LBW). One treatment to reduce IMR caused by LBW is through breastfeeding (ASI). Objective: To determine the relationship between maternal age and mothers’ knowledge in providing breast milk (ASI) to infants with LBW at RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, Bandar Lampung. Method: Posttest-Only Control Design method. Population: mothers with LBW infants. Sample: 42 respondents. Instrument: breastfeeding questionnaire. Analysis: Chi-Square. Results: The variable of breastfeeding experience among mothers showed a significant relationship with mothers’ knowledge in providing breast milk (p = 0.002), while the information variable showed no significant relationship with mothers’ knowledge (p > 0.08). Conclusion: There is a relationship between maternal age and mothers’ knowledge in providing breast milk (ASI) to LBW infants.
Association between preoperative anxiety and postoperative pain intensity among women undergoing cesarean section Komalasari Komalasari; Umi Latifa; Elsy Juni Andri Kariny; Riona Sanjaya
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 5 No. 4 (2026): July Edition 2026
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v5i4.3698

Abstract

Background: Preoperative anxiety is a common psychological response among women undergoing cesarean section and may increase postoperative pain perception through physiological and psychological stress responses. Identifying the relationship between anxiety and pain is essential for improving perioperative maternal care. Purpose: To determine the relationship between preoperative anxiety levels and postoperative pain intensity among women undergoing cesarean section at RSIA Mutiara Hati. Methods: This quantitative study employed an analytical cross-sectional design. A total of 74 post-cesarean section patients were recruited using purposive sampling. Preoperative anxiety was assessed using the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS), while postoperative pain intensity was measured using the Numeric Rating Scale (NRS). Data were analyzed using descriptive statistics and the Gamma correlation test with a significance level of p < 0.05. Results: Most respondents experienced severe preoperative anxiety (54.1%) and severe postoperative pain (51.4%). Statistical analysis demonstrated a significant relationship between preoperative anxiety and postoperative pain intensity (p = 0.015). Women with higher preoperative anxiety were 4.09 times more likely to experience greater postoperative pain intensity (OR = 4.091; 95% CI = 1.315–12.728). Conclusion: Preoperative anxiety was significantly associated with postoperative pain intensity among women undergoing cesarean section. Early identification and management of anxiety through preoperative education, therapeutic communication, and psychological support may help reduce postoperative pain and improve maternal recovery.