Cahyo Handono
Dinas PU Sumber Daya Air Provinsi Jawa Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EDUKASI FINANCIAL WELL-BEING PADA ISTRI ASN SEBAGAI PENCEGAHAN KONSUMTIF ERA DIGITAL: - Hermin Istiasih; Cahyo Handono
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.59112

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kemampuan pada istri ASN dalam mengelola keuangan keluarga, membangun perilaku finansial yang bijak, serta meningkatkan kesadaran terhadap pengendalian konsumsi era digital melalui edukasi financial well-being sebagai upaya pencegahan perilaku konsumtif di era digital. Topik ini dipilih karena meningkatnya penggunaan media sosial, e-commerce, dan layanan pembayaran digital yang mendorong perilaku konsumtif serta lemahnya pengelolaan keuangan keluarga ASN. Kegiatan dilaksanakan kepada istri ASN yang tergabung pada anggota DWP UPT PSDA WS Brantas di Kediri melalui pendekatan kualitatif dan partisipatif mitra. Metode pelaksanaan meliputi perencanaan dan observasi; wawancara dan diskusi, pelaksanaan edukasi, serta monitoring dan evaluasi. Materi yang diberikan mencakup konsep financial well-being; perilaku konsumtif di era digital; teori literasi keuangan dasar; pengelolaan keuangan keluarga; bijak menggunakan teknologi finansial; strategi mengendalikan perilaku konsumtif; dan praktik serta simulasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pada mitra terkait financial well-being, pengelolaan keuangan rumah tangga, dan kesadaran dalam mengurangi perilaku konsumtif seperti belanja impulsif dan penggunaan pembayaran digital secara berlebihan. Selain itu, mitra mulai menerapkan kebiasaan positif, diantaranya mencatat semua pengeluaran keuangan harian dan menyisihkan pendapatan untuk tabungan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi financial well-being berperan penting dalam membangun kesadaran finansial untuk menciptakan ketahanan ekonomi keluarga ASN.