Abi Prasidi
Institut Transportasi dan Logistik Trisakti, Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Kewirausahaan Dan Manajemen Bisnis Dengan Para Murid Anak Yatim di Mandiri Entrepreuner Center Jalan Utan Kayu Raya Untuk Praktek Berjualan Snack Makanan Ringan Kering dengan Menggunakan Motor di Pasar-Pasar Tradisional Abi Prasidi; Rahmat Hidayat
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Terapan Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Terapan (Januari - Maret 2025)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Resarch National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jpmpt.v3i1.803

Abstract

Mandiri Entrepreuner Center (MEC) adalah Lembaga Pendidikan Kurus (LPK) atas binaan Yatim Mandiri di Utan Kayu Raya No. 64 yang berbasis Kewirausahaan dan memiliki 1 (satu) Program Pendidikan yaitu : Digital Preneur. Dan terdapat mata pelajaran Kewirausahaan dan Manajemen Bisnis yang merupakan bagian dari aktivitas para siswanya untuk trampil berjualan secara mandiri selama pelatihan maupun setelah lulus dari adalah anak yatim yang telah diseleksi untuk diberikan pelatihan kewirausahaan tersebut. Aktifitas pembelajarannya 25% teori dan 75% praktek baik didalam kelas maupun diluar kelas saat berjualan snack-snack atau makanan kecil kering dipasar-pasar dengan diangkut pelatihan. Pembelajaran dan pelatihan dibawah naungan Yatim Mandiri, para siswa menggunakan motor. Konsep pembelajaran sama dengan kampus-kampus yang pelatihan sebanyak 14 (empat belas) kali pertemuan dengan ditambah 2 (dua) kali pertemuan untuk UTS (ujian tengan semester dan UAS (Ujian Akhir Semester). dalam memahami materi kewirausahaan dan manajemen bisnis perlu ditunjang dengan melakukan praktek didalam kelas membuat target sales, time table, MOU (memorandum of understading) serta praktek berjualan di akhir minggu untuk snack jenis makanan ringan kering seperti yang salah satunya kripik singkong dan semprong. Dengan metode pelatihan berupa teori sebesar 25% dan praktek 75%, saya salah satu tenaga pendidik atau dosen di Institut Transportasi (ITL) Trisakti mendapatkan amanah terpanggil berbagi ilmu dan wawasan untuk materi kewirausahaan dan manajemen bisnis di tempat naugan para yatim tersebut. Hasil evaluasi pelatihan menunjukkan para siswa mampu meningkatkan pengetahuannya setelah mengikuti pelatihan dan puas dengan kegiatan pelatihan ini.