Hidayat Pujisiswanto
Universitas Lampung, Bandar Lampung, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Aplikasi Fertigasi berbahan Bio-Slurry Cair pada Budidaya Sayuran di Desa Banyu Urip Kecamatan Banyumas Kabupaten Pringsewu Akari Edy; Sri Ramadiana; Ermawati; Hidayat Pujisiswanto; Herry Susanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Terapan Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Terapan (April - Juni 2025)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Resarch National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jpmpt.v3i2.1121

Abstract

Fertigasi merupakan metode memanfaatkan bio-slurry cair (pupuk organik). Sistem fertigasi membuat pemakaian bio-slurry cair dan air lebih efisien karena larutan nutrisi diberikan pada waktu, jumlah dan komposisi yang tepat.  Tujuan kegiatan ini adalah: 1. Petani dapat mengelola bio-slurry cair dan air dengan lebih efisien melalui aplikasi fertigasi berbahan bio-slurry cair; 2. Petani dapat membuat, dan memelihara aplikasi fertigasi berbahan bio-slurry cair. Metode untuk mencapai tujuan adalah ceramah/diskusi, pendampingan terjadwal, dan demplot (demontration plot).  Sasaran kegiatan ini adalah anggota Kelompok Tani Mekar Sari dan masyarakat di sekitar Desa Banyu Urip. Melalui penjelasan tentang aplikasi fertigasi berbahan bio-slurry cair petani dapat lebih memanfaatkan bio-slurry cair dalam budidaya sayuran secara serius dan berkelanjutan. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan pengetahuan dasar petani tentang aplikasi fertigasi berbahan bio-slurry cair meningkat dari 20% menjadi 80%.  Pengetahuan tentang manfaat aplikasi fertigasi berbahan bio-slurry cair meningkat dari 30% menjadi 85%. Pengetahuan tentang instalasi aplikasi fertigasi berbahan bio-slurry cair meningkat dari 37,5% menjadi 80%. Ketertarikan/preferensi aplikasi fertigasi berbahan bio-slurry cair meningkat dari 45% menjadi 90%. Dengan demikin, kegiatan ini secara umum meningkatkan pengetahuan petani tentang aplikasi fertigasi berbahan bio-slurry cair pada budidaya sayuran dari 34% menjadi 83,75%.
Aplikasi Digital Irrigation Timer pada Budidaya Tanaman Pekarangan di Kelompok Wanita Tani Anggrek Desa Marga Kaya Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan Akari Edy; Sri Ramadiana; Hidayat Pujisiswanto; RA. Diana Widyastuti; Ermawati Ermawati; Suprihatin Suprihatin
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Terapan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Terapan (Oktober - Desember 2025)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Resarch National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jpmpt.v3i4.1721

Abstract

Kelompok Wanita Tani Anggrek berlokasi di Desa Marga Kaya Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan.  Usaha untuk menyejahterakan keluarga petani dapat dimulai dengan memanfaatkan lahan pekarangan.  Pekarangan di Desa Marga Kaya, khususnya di KWT Anggrek dipenuhi oleh aneka ragam tanaman sayuran dan rempah.  Namun demikian, belum ada sistem budidaya dengan pemakaian air yang efisien dan dapat meningkatkan produktivitas.  Dengan demikian, tujuan pengabdian ini adalah petani dapat mengaplikasikan digital irrigation timer pada budidaya tanaman pekarangan sehingga pemberian air lebih terkontrol, tepat, dan efisien dan memungkinkan peningkatan produktivitas tanaman.  Metode yang digunakan ceramah/diskusi, pendampingan terjadwal, dan demplot (demonstration plot) tentang aplikasi digital irrigation timer pada budidaya tanaman pekarangan. Sasaran pengabdian ini adalah Kelompok Wanita Tani Anggrek dan masyarakat di sekitar Desa Marga Kaya Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan.  Evaluasi akhir hasil kegiatan aplikasi digital irrigation timer pada budidaya tanaman pekarangan menunjukkan peningkatan pengetahuan sebelum dan setelah kegiatan pengabdian. Setelah pengabdian dilaksanakan tingkat pengetahuan meningkat: dasar digital irrigation timer dari 20% menjadi 95%; manfaat digital irrigation timer dari 25% menjadi 75%; instalasi digital irrigation timer dari 37,5% menjadi 80%. Ketertarikan/preferensi terhadap digital irrigation timer dari 45% menjadi 90%. Rata-rata umum dari 33% menjadi 84%.