Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) : Bahaya Narkoba dan Tawuran di SMK Jaya Krama Beringin Yayasan Pendidikan Hajjah Kasih Indonesia Rudi Salam Sinaga; Minda Muliana Sebayang; Riza Fanny Meutia
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Terapan Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Terapan (April- Juni 2026)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Resarch National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jpmpt.v4i2.1847

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan oleh dosen Universitas Medan Area sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, dengan tema “Bahaya Narkoba dan Tawuran”. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi dan motivasi kepada siswa dan guru mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba dan tindakan tawuran yang marak terjadi di kalangan pelajar. Kegiatan dilaksanakan di Yayasan Pendidikan Hajjah Kasih Indonesia, khususnya di SMK Swasta Jaya Krama Beringin yang berlokasi di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Mitra PKM menghadapi permasalahan serius berupa tingginya angka penyalahgunaan narkoba dan tawuran antar pelajar yang sering terjadi di Kabupaten Deli Serdang. Fenomena tersebut telah berdampak negatif terhadap prestasi belajar siswa, moralitas, serta kenyamanan dan keamanan lingkungan sekolah. Selain menyebabkan kerugian fisik dan psikologis, situasi ini juga mengganggu proses belajar mengajar dan menimbulkan rasa khawatir di kalangan guru serta pihak sekolah. Permasalahan ini diperparah dengan kurangnya edukasi yang tepat dan minimnya pendekatan preventif yang menyentuh kebutuhan siswa secara psikologis dan sosial. Solusi yang ditawarkan tim PKM adalah dengan melakukan sosialisasi terpadu yang memberikan informasi tentang bahaya narkoba dan tawuran dan mengajak peserta untuk menggali potensi diri dengan pola pikir yang sehat serta bertanggung jawab. Kegiatan ini bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman, serta mendorong siswa untuk menjadi agen perubahan yang mampu memberikan dampak positif di sekolah maupun lingkungan sosialnya. Metode pelaksanaan kegiatan diawali dengan melakukan observasi awal ke lokasi mitra untuk mengidentifikasi permasalahan secara langsung. Selanjutnya, dilakukan kegiatan sosialisasi berbentuk diskusi interaktif antara tim PKM, siswa, dan guru, serta pemberian motivasi untuk penguatan karakter. Seluruh kegiatan dilaksanakan dalam satu hari yang dirancang komunikatif dan partisipatif sehingga siswa dapat memahami materi yang disampaikan dengan baik dan terlibat aktif dalam diskusi. Kegiatan PKM ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa/siswi serta guru mengenai bahaya narkoba dan tawuran. PKM menghasilkan luaran berupa publikasi di media massa online, video Youtube dan artikel di jurnal bereputasi sebagai bentuk diseminasi hasil kegiatan kepada masyarakat.
IMPLEMENTATION OF THE SIMERAK LANGKAT APPLICATION IN REPORTING THE PHYSICAL AND FINANCIAL REALIZATION OF THE APBD OF LANGKAT REGENCY Khoirul Ma’arif; Rudi Salam Sinaga; Marlon Sihombing
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 9 No 2 (2026): Sharia Economics
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v9i2.9580

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the SIMERAK Langkat application in reporting the physical and financial realization of the APBD of Langkat Regency and to identify the factors that hinder its implementation. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. Informants were selected purposively from application administrators, development data managers, and related parties at the regency level. Data were collected through in-depth interviews, documentation, and observation, then analyzed using an interactive data analysis model which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study show that the implementation of SIMERAK Langkat has been running quite effectively, but has not been optimal and has not been evenly distributed across all regional apparatuses. From the aspect of policy logic, policy objectives have been formulated clearly, application functions are relevant to reporting needs, and the system is relatively easy to use. However, its effectiveness is still constrained by the absence of an implementation roadmap, limitations of adaptive features, disparities in digital literacy, and the application not yet being integrated with SIPD. From the aspect of the policy environment, regulatory and leadership support is considered adequate, but disparities in technological infrastructure, limited capacity-building budgets, and the absence of detailed technical guidelines cause policy implementation to be uneven. From the aspect of implementor capability, implementors have sufficient basic competence and are supported by coordination mechanisms, but variations in capability, limited human resources, staff rotation without consideration of technical competence, and the absence of a reward and punishment system weaken reporting consistency. This study concludes that the success of implementing SIMERAK Langkat is largely determined by the alignment between policy design, institutional environmental support, and implementor capacity. Optimizing implementation requires strengthening strategic planning, refining technical regulations, equalizing resources, improving digital literacy, and integrating the system with SIPD.