Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan karakter empati yang belum optimal serta kecenderungan proses pembelajaran yang masih menitikberatkan pada aspek kognitif. Hal ini menunjukkan pentingnya penerapan pendekatan pembelajaran yang mampu mengembangkan aspek afektif siswa. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan pendekatan humanistik dalam Kurikulum Merdeka serta kontribusinya terhadap pembentukan karakter empati peserta didik di SD IT At-Taqwa Gumawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru kelas, serta peserta didik yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sementara itu, keabsahan data diuji dengan menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan humanistik telah diimplementasikan dalam pembelajaran yang bersifat fleksibel dan berpusat pada siswa, dengan pendidik berperan sebagai fasilitator. Upaya dalam mengembangkan karakter empati dilakukan melalui komunikasi yang menunjukkan sikap empatik, pemberian bimbingan secara persuasif, serta penciptaan lingkungan belajar yang kondusif. Selain itu, penguatan karakter empati juga dilaksanakan melalui berbagai kegiatan pembiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah. Namun demikian, tingkat partisipasi peserta didik dalam pembelajaran serta perkembangan karakter empati belum menunjukkan hasil yang merata. Dengan begitu, dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan pendekatan humanistic dalam kurikulum merdeka memberikan pengaruh yang menguntungkan terhadap pengembangan karakter empati peserta didik, meskipun masih diperlukan peningkatan dalam hal keterlibatan peserta didik dan konsistensi pelaksanaannya.