Kristian Sukatman
Sekolah Tinggi Teologi Ekumene Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Mengatasi Seks Bebas Pada Remaja Berdasarkan Perspektif 1 Korintus 15:33 Ronaldo Divalo Ginting; Piter Imanson Damanik; Elieser R Marampa; Kristian Sukatman
Coram Mundo: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 6 No. 2 (2024): Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/corammundo.v6i2.381

Abstract

Free sex in teenagers is a phenomenon that is increasingly prevalent. This study aims to explain effective ways to overcome teenage promiscuous sexual behavior, using the view of 1 Corinthians 15:33 in the Bible. Through a qualitative approach, this study analyzed data from in-depth interviews with teenagers and parents as well as a review of related literature. The results show that an approach that emphasizes the development of moral values, open communication between parents and children, as well as the establishment of a supportive environment and promoting healthy lifestyles are key in efforts to reduce promiscuous sexual behavior among adolescents. The implication of these findings is the need to be selective in choosing friends, building a close relationship with God, and conducting continuous character building.
STRATEGI APOLOGETIKA KREATIF GENERASI ALFA POST-TRUTH: MISIOLOGI INKARNATIF PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN Eva Ros Lince Tambunan; Kristian Sukatman; Akhiva Jeven Christian
Vox Dei: Jurnal Teologi dan Pastoral Vol 6 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Ekumene Jakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Generasi Alfa tumbuh dalam habitat digital onlife yang didominasi oleh fenomena post-truth dan "otoritas algoritme". Masalah utama dalam Pendidikan Agama Kristen (PAK) kontemporer adalah celah (gap) antara metode instruksional konvensional dengan kebutuhan kognitif generasi digital murni. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan sebuah kerangka strategis apologetika kreatif melalui lensa Misiologi Inkarnatif sebagai solusi atas krisis otoritas tersebut. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan yang diintegrasikan dengan refleksi teologis, penelitian ini menyintesis prinsip "Firman menjadi daging" ke dalam konteks digital melalui konsep Kenosis Digital. Hasil penelitian merumuskan sebuah kerangka strategis yang terdiri dari empat pilar utama: 1) Apologetika Narasi-Visual untuk menembus barikade algoritme; 2) Kehadiran Relasional Digital sebagai wujud kenosis pendidik; 3) Dialog Empatik-Empiris; dan 4) Estetika Digital untuk menjawab relativisme era post-truth. Penelitian ini juga mendiskusikan secara kritis tantangan implementasi seperti risiko pendangkalan teologis dan kesenjangan literasi digital. Kontribusi penelitian ini adalah sebuah peta jalan metodologis yang aplikatif bagi pendidik PAK di era digital.   Kata kunci: apologetika kreatif, generasi alfa, kenosis digital, misiologi inkarnatif, pendidikan agama kristen