p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Bioleuser
Khansa Ruqayya
Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Syiah Kuala, Aceh, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Eksplorasi Keanekaragaman Filum Arthropoda Permukaan Tanah Menggunakan Pitfall Trap di Desa Jaboi, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang Khansa Ruqayya; Maulida Adzkia; Ismaturrahmi Ismaturrahmi; Fajarna Humaira; Ahlul Mursyidi
Jurnal Bioleuser Vol. 9 No. 2: Agustus 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jurnalbioleuser.v9i2.1679

Abstract

Ground arthropods are a group of animals whose life cycle occurs partly or entirely above the ground, so they can be used as environmental bioindicators, especially to determine soil quality. The higher the diversity of ground arthropods in an area, the better the soil quality. This study aims to explore the diversity of the ground arthropod phylum in Jaboi Village, Sukajaya District, Sabang City, using the pitfall trap method. Jaboi Village is an active volcanic area with fertile soil and supports the life of various species. Sampling was carried out at four points using containers filled with detergent as insect traps. The captured specimens were identified to the species level and analyzed using the Shannon-Wiener diversity index. The results showed that 9 families were found with a diversity index value of H' = 2.36, which is categorized as moderate diversity. The dominant species include Acheta domesticus, Velarifictorus micado, and Camponotus modoc. This diversity reflects the stability of the ecosystem and the good environmental quality in the area. This study emphasizes the importance of managing and monitoring arthropod diversity as bioindicators in environmental conservation efforts. highlights the importance of sustainable management and regular monitoring of Arthropod diversity as bioindicators in environmental conservation efforts.
Efektivitas Teknologi CRISPR-Cas9 dalam Terapi Gen untuk Mengatasi Penyakit Genetik pada Manusia: Literatur Review Khansa Ruqayya; Fajarna Humaira; Zefanya Putri Marbun; Dea Afrilia Mustika; Rusyda Rahmah
Jurnal Bioleuser Vol. 10 No. 2: Agustus 2026 (In Press)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jurnalbioleuser.v10i2.2346

Abstract

Penyakit genetik merupakan penyakit yang disebabkan oleh mutasi pada materi genetik dan umumnya belum dapat disembuhkan secara optimal melalui terapi konvensional yang hanya berfokus pada pengendalian gejala. Teknologi CRISPR-Cas9 berkembang sebagai metode penyuntingan genom yang mampu memperbaiki mutasi penyebab penyakit secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas teknologi CRISPR-Cas9 dalam terapi gen untuk mengatasi penyakit genetik pada manusia. Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review terhadap artikel yang dipublikasikan sejak tahun 2015 dan memenuhi kriteria Population, Intervention, Comparison, and Outcome (PICO) yang telah ditetapkan. Artikel yang terpilih kemudian dianalisis untuk mengevaluasi efektivitas perbaikan gen, perbaikan kondisi klinis pasien, serta aspek keamanan penggunaan teknologi CRISPR-Cas9 sebagai terapi. Hasil kajian lieteratur menunjukkan bahwa CRISPR-Cas9 secara efektif meningkatkan luaran klinis pada berbagai penyakit genetik. Pada β-thalassemia dan sickle cell disease, terapi ini meningkatkan produksi hemoglobin janin, mengurangi kebutuhan transfusi darah, serta menurunkan kejadian krisis vaso-oklusif. Pada hereditary angioedema, terapi berbasis CRISPR-Cas9 mampu menurunkan kadar plasma kallikrein dan frekuensi serangan secara signifikan. Selain itu, perbaikan fungsi penglihatan dilaporkan pada pasien Leber Congenital Amaurosis Type 10. Berbagai studi praklinis juga menunjukkan keberhasilan koreksi mutasi genetik pada penyakit metabolik dan neurologis. Sebagian besar penelitian melaporkan profil keamanan yang baik, meskipun tantangan terkait efek off-target, sistem penghantaran, dan keamanan jangka panjang masih perlu diatasi. Dengan demikian, CRISPR-Cas9 merupakan pendekatan terapi gen yang efektif dan menjanjikan untuk menangani berbagai penyakit genetik pada manusia.