Keamanan pangan merupakan aspek penting dalam penyediaan makanan karena berkaitan langsung dengan kesehatan konsumen dan pencegahan penyakit bawaan makanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemberian media edukasi gizi (video podcast, flashcard, dan sheet benar-salah) terhadap pengetahuan dan praktik terkait keamanan pangan pada pekerja katering. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan tiga kelompok pre-test dan post-test. Pembagian subjek ke dalam tiga kelompok perlakuan dilakukan secara non-random. Penelitian dilaksanakan di perusahaan katering di Kecamatan Kotabaru, Karawang, pada September-Oktober 2025. Sebanyak 30 pekerja yang memenuhi kriteria inklusi dibagi ke dalam tiga kelompok perlakuan, masing-masing menerima satu jenis media edukasi. Data pengetahuan dikumpulkan melalui kuesioner, sedangkan praktik diamati langsung menggunakan lembar observasi. Analisis data dilakukan menggunakan paired sample t-test dan Wilcoxon sign rank test sesuai distribusi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media 2D (video podcast) berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan (p = 0,004), sedangkan media 3D (flashcard) berpengaruh signifikan terhadap peningkatan praktik (p = 0,020). Media inovatif menunjukkan peningkatan pada pengetahuan dan praktik, namun tidak signifikan secara statistik (p > 0,05). Kesimpulannya, pemberian media edukasi gizi efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan praktik keamanan pangan pada pekerja katering, dengan efektivitas yang berbeda antar jenis media.