Dian Ayu Ainun Nafies
Prodi Sarjana Gizi, Fakultas Kesehatan, Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban,Indonesia.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Gizi Seimbang dan Pembuatan Wonton ULAS (Udang dan Labu Siam) sebagai Selingan Fungsional untuk Pencegahan Hipertensi pada Lansia Dian Ayu Ainun Nafies; Tysa Runingsari; Endang Mutia Sinta Wati; Jayanti Aqsha Andan Sari; Puji Permata Dini Verlina; Rizka Septiani Artika Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari Vol 3 No 2 (2025): MEI 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jpmgs.v2i2.253

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif yang paling umum dialami oleh lansia dan berpotensi menimbulkan komplikasi serius seperti stroke dan penyakit jantung. Prevalensi hipertensi di Indonesia, khususnya di Kabupaten Tuban, menunjukkan tren peningkatan yang signifikan, sehingga diperlukan intervensi edukatif dan promotif untuk menekan angka kejadian tersebut. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia dalam pencegahan hipertensi melalui edukasi gizi seimbang dan pelatihan pembuatan wonton ULAS (Udang dan Labu Siam) sebagai selingan sehat. Metode pelaksanaan mencakup penyampaian materi edukatif mengenai hipertensi, faktor risiko, dampak, dan pencegahan melalui pola makan sehat, serta video pembuatan wonton berbahan dasar udang dan labu siam. Kegiatan dilaksanakan di Desa Bejagung, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, dan diikuti oleh 20 peserta lansia. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta terkait pentingnya gizi seimbang dalam pencegahan hipertensi, serta antusiasme tinggi dalam mengikuti kegiatan edukatif tersebut. Wonton ULAS diterima dengan baik sebagai camilan yang mudah dibuat, lezat, dan sesuai untuk lansia. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas hidup lansia melalui pola makan sehat, serta menjadi kontribusi nyata dalam upaya pengendalian hipertensi secara berkelanjutan di masyarakat.