A’idah Nurul Azizah
UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perbandingan Sistem Pendidikan Islam di Arab Saudi, Mesir, dan Turki: Antara Tradisi dan Modernisasi A’idah Nurul Azizah
An-Nahdhah: Journal of Education and Culture Vol. 1 No. 2 (2026): An-Nahdhah: Journal of Education and Culture
Publisher : CV Omah Kreator

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63199/an-nahdhah.v1i1.18

Abstract

Sistem pendidikan merupakan instrumen strategis dalam pembangunan sumber daya manusia dan pembentukan identitas suatu bangsa. Arab Saudi, Mesir, dan Turki memiliki karakteristik sistem pendidikan yang berbeda sebagai konsekuensi dari latar belakang sejarah, politik, dan sosial yang membentuk kebijakan pendidikan masing-masing negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan karakteristik sistem pendidikan di Arab Saudi, Mesir, dan Turki, meliputi aspek sejarah perkembangan, kurikulum, metode pembelajaran, serta keunggulan dan kelemahannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari buku, artikel ilmiah, dokumen kebijakan pendidikan, dan berbagai literatur relevan yang dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif-komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Arab Saudi menerapkan sistem pendidikan yang berorientasi kuat pada nilai-nilai Islam dengan dukungan pendanaan pendidikan yang besar dari pemerintah. Mesir mengembangkan sistem pendidikan yang mengintegrasikan pendidikan umum dan pendidikan Islam melalui peran strategis Universitas Al-Azhar, meskipun masih menghadapi persoalan kualitas dan pemerataan pendidikan. Sementara itu, Turki mengembangkan sistem pendidikan yang lebih sekuler dan modern dengan penekanan pada penguasaan teknologi, inovasi, dan integrasi standar pendidikan internasional. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perbedaan orientasi pendidikan di ketiga negara dipengaruhi oleh relasi antara agama, negara, dan agenda modernisasi yang berkembang dalam masing-masing konteks nasional. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis komparatif yang mengintegrasikan aspek historis, kurikulum, metode pembelajaran, serta tantangan reformasi pendidikan secara simultan pada tiga negara mayoritas Muslim. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan reformasi pendidikan sangat dipengaruhi oleh kemampuan negara dalam menyeimbangkan nilai-nilai tradisional dengan tuntutan modernisasi dan kebutuhan global.