Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS KETERGANTUNGAN TERHADAP KECERDASAN ARTIFICIAL DALAM KEHIDUPAN SEHARI HARI Alvino Mugist; Munali Munali; Moch. Apip
Journal of Research and Public Horizons Vol. 2 No. 1 (2026): Juni : Journal of Research and Public Horizons
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jrph.v2i1.541

Abstract

Perkembangan pesat era digital menjadikan Artificial Intelligence (AI) sebagai inovasi penting yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan manusia. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat ketergantungan masyarakat terhadap AI dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan empat dimensi: akses dan ketersediaan AI, intensitas penggunaan, ragam aktivitas, serta tujuan pemanfaatannya. Penelitian menggunakan pendekatan mixed method dengan responden sebanyak 60 orang masyarakat di sekitar pondok pesantren. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan skor persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi intensitas penggunaan AI memperoleh persentase terendah sebesar 30%, diikuti ragam aktivitas kehidupan sehari-hari sebesar 39%, dan tujuan penggunaan AI sebesar 46%, yang menunjukkan penggunaan AI masih terbatas dan bersifat selektif sesuai kebutuhan. Persentase tertinggi terdapat pada dimensi akses dan ketersediaan AI sebesar 53%, menandakan akses relatif tersedia namun belum optimal. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi digital agar pemanfaatan AI lebih bijak, tidak menggantikan proses berpikir kritis, melainkan sebagai alat bantu dalam aktivitas manusia.
Pengaruh Keberadaan Pengurus Terhadap Kedisiplinan Santri Pondok Pesantren Jam’iyyah Islamiyyah Mochamad Nauval Arrabbani; Munali Munali; Sumiati Sumiati; Ahmad Masruri; Nurmala Nurmala
Journal of Golden Generation Education Vol. 2 No. 2 (2026): Juni : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v2i2.607

Abstract

Keterlibatan aktif pengurus dalam kegiatan Pondok Pesantren merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan mendukung kedisiplinan santri. Keterlibatan ini memerlukan sistem pengorganisasian yang terstruktur agar tercipta kerja sama yang efektif dan sinergis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pengurus melalui kualitas hubungan interpersonal dalam meningkatkan kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Jam’iyyah Islamiyyah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik simple random sampling terhadap 60 santri. Instrumen berupa kuesioner yang mencakup dimensi kedekatan sosial, komunikasi terbuka, dukungan sosial, dan kenyamanan berinteraksi, dengan analisis menggunakan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang cukup kuat antara peran pengurus dan disiplin santri (R = 0,760). Koefisien determinasi sebesar 0,577 menunjukkan kontribusi 57,7%, sedangkan 42,3% dipengaruhi faktor lain. Uji signifikansi menunjukkan pengaruh signifikan (p < 0,05) dengan persamaan regresi Y = 9,904 + 0,739X. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan peran pengurus dalam membentuk kedisiplinan santri.
Kontribusi Rasa Percaya Diri Siswa Generasi Z Terhadap Efektivitas Pembelajaran Bunga Sri Dewi Astuti; Munali Munali; Sumiati Sumiati; Ahmad Masruri; Nurmala Nurmala
Journal of Golden Generation Education Vol. 2 No. 2 (2026): Juni : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v2i2.608

Abstract

Rasa percaya diri merupakan aspek psikologis penting dalam proses pembelajaran, terutama bagi peserta didik Generasi Z yang tumbuh di era digital. Meskipun dikenal adaptif dan ekspresif, masih terdapat peserta didik yang kurang berani menyampaikan pendapat dan berpartisipasi aktif di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rasa percaya diri terhadap efektivitas pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier sederhana. Sampel penelitian berjumlah 60 responden yang dipilih melalui teknik probability sampling dengan metode simple random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang disusun berdasarkan dimensi rasa percaya diri dan efektivitas pembelajaran, dengan analisis data menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara rasa percaya diri dan efektivitas pembelajaran (R = 0,788). Koefisien determinasi (R² = 0,621) menunjukkan bahwa rasa percaya diri berkontribusi sebesar 62,1%, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain. Uji signifikansi menunjukkan pengaruh positif dan signifikan (p < 0,05) dengan persamaan regresi Y = 5,436 + 0,812X. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan rasa percaya diri untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran.
Pengaruh Media Sosial Terhadap Perilaku Generasi Milenial Fatimah Az Zahra; Muhammad Alif Hidayatullah; Munali Munali; Moch. Apip
Journal of Golden Generation Engineering Vol. 2 No. 2 (2026): Juli : Journal of Golden Generation Engineering
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggengineering.v2i2.520

Abstract

Perkembangan teknologi digital, khususnya media sosial, telah memengaruhi pola pikir, perilaku, dan interaksi sosial generasi milenial. Tingginya intensitas penggunaan menjadikan media sosial tidak hanya sebagai sarana komunikasi, tetapi juga sebagai pembentuk karakter dan gaya hidup. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh media sosial terhadap generasi milenial menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier sederhana. Sampel terdiri dari 60 responden yang dipilih melalui probability sampling dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berdasarkan dimensi kemudahan akses, kualitas informasi, interaktivitas, frekuensi penggunaan, etika, dan kesadaran digital, kemudian dianalisis menggunakan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan nilai korelasi sebesar 0,543 (kategori cukup kuat). Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,295 mengindikasikan bahwa media sosial berkontribusi 29,5% terhadap variabel generasi milenial, sementara 70,5% dipengaruhi faktor lain. Nilai signifikansi 0,000 < 0,05 menandakan adanya pengaruh signifikan, dengan persamaan regresi Y = 33,389 + 0,414X. Implikasi penelitian menekankan pentingnya literasi digital dan kesadaran etika dalam penggunaan media sosial. Penelitian selanjutnya disarankan memperluas variabel, jumlah, dan cakupan responden agar hasil lebih komprehensif dan memiliki generalisasi lebih luas.