Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dinamika Pendidikan Islam Era Orde Baru Dan Reformasi Siti Rapeah; Indri Tanjung; Abdusima Nasution
An-naba : Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Volume 1, Nomor 3, Tahun 2026
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/5xk7af45

Abstract

This study aims to analyze the dynamics of Islamic education during the New Order and Reform eras and the impact of globalization on its development in Indonesia. The research employs a qualitative approach using a library research method. Data were collected through documentation studies from various sources, including books, scientific journals, and relevant regulations. The findings indicate that during the New Order era, Islamic education was characterized by a centralized system under strong government control, although it gained formal recognition through several educational policies. In contrast, the Reform era was marked by educational decentralization, stronger legal foundations, improved status of madrasahs, and the modernization of Islamic boarding schools (pesantren). Globalization has brought positive impacts, such as wider access to information and the use of educational technology, while also posing challenges to Islamic values. Therefore, Islamic education is required to adapt to contemporary developments while maintaining its Islamic identity and values. Keywords: Islamic Education, New Order, Reform Era, Globalization, Educational Politics.   Abstrak       Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika pendidikan Islam pada era Orde Baru dan Reformasi serta dampak globalisasi terhadap perkembangannya di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui studi dokumentasi dari berbagai sumber, seperti buku, jurnal ilmiah, dan peraturan perundang-undangan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada era Orde Baru pendidikan Islam berada dalam sistem yang cenderung sentralistik dengan pengawasan pemerintah yang kuat, meskipun telah memperoleh pengakuan melalui berbagai kebijakan pendidikan. Sementara itu, era Reformasi ditandai dengan desentralisasi pendidikan, penguatan landasan hukum, peningkatan status madrasah, serta modernisasi pesantren. Globalisasi memberikan dampak positif berupa kemudahan akses informasi dan pemanfaatan teknologi pendidikan, tetapi juga menghadirkan tantangan terhadap nilai-nilai keislaman. Oleh karena itu, pendidikan Islam dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan identitas dan nilai-nilai Islam.   Kata kunci: Pendidikan Islam, Orde Baru, Reformasi, Globalisasi, Politik Pendidikan.  
Telaah Kritis Kebijakan Kontemporer Nur Annisa; Abdusima Nasution
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/bbv6z968

Abstract

Contemporary policy represents a form of public policy designed to respond to dynamic social, economic, political, and technological changes in the era of globalization and digitalization. This article aims to analyze the concept, characteristics, implementation, and implications of contemporary policies for society and governance. This study employs a library research method with a descriptive qualitative approach. Data were collected from various literature sources, including books, scientific journals, policy documents, and official publications relevant to public policy studies. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and critical conclusion drawing. The findings reveal that contemporary policies are characterized by data- and technology-based decision-making, participatory and collaborative approaches, responsiveness, adaptability, and sustainability orientation. However, their implementation still faces several challenges, including technological access disparities, limited resources, low digital literacy, and weak coordination among stakeholders. Contemporary policies also have significant implications for improving public service quality, enhancing community participation, and strengthening the principles of good governance. Therefore, continuous evaluation and supervision are necessary to ensure that implemented policies effectively, fairly, and sustainably address public needs. Keywords: Contemporary Policy, Public Policy, Good Governance, Digitalization, Sustainable Development.   Abstrak       Kebijakan kontemporer merupakan bentuk kebijakan publik yang dirancang untuk merespons berbagai perubahan sosial, ekonomi, politik, dan teknologi yang berkembang secara dinamis di era globalisasi dan digitalisasi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep, karakteristik, implementasi, serta implikasi kebijakan kontemporer terhadap masyarakat dan tata kelola pemerintahan. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Data diperoleh dari berbagai sumber literatur berupa buku, jurnal ilmiah, dokumen kebijakan, dan publikasi resmi yang relevan dengan kajian kebijakan publik. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara kritis. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan kontemporer memiliki karakteristik utama berupa berbasis data dan teknologi, partisipatif, kolaboratif, responsif, adaptif, serta berorientasi pada pembangunan berkelanjutan. Meskipun demikian, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan seperti kesenjangan akses teknologi, keterbatasan sumber daya, rendahnya literasi digital, dan lemahnya koordinasi antar pemangku kepentingan. Kebijakan kontemporer juga memberikan implikasi yang signifikan terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik, partisipasi masyarakat, serta penguatan prinsip-prinsip good governance. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi dan pengawasan yang berkelanjutan agar kebijakan yang diterapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara efektif, adil, dan berkelanjutan.   Kata kunci: Kebijakan Kontemporer, Kebijakan Publik, Good Governance, Digitalisasi, Pembangunan