Noorfah Noorfah
Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kesantunan Berbahasa Dalam Pembelajaran Di Kelas VI MIN 2 Kota Palangka Raya Noorfah Noorfah
Martyvel: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2024): Martyvel : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/martyvel.v1i2.7516

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan guna menjelaskan terkait pematuhan dan pelanggaran kesantunan berbahasa antara guru dan siswa dalam pembelajaran di kelas VI MIN 2 Kota Palangka Raya berdasarkan prinsip kesantunan Geoffrey Leech. Metode yang digunakan menggunakan jenis penelitian kualitatif. Kondisi tempat sesuai obyek penelitian, sehingga jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research). Penelitian ini lebih menekankan pada penggunaan bahasa yang baik dan benar. subjek penelitian melibatkan guru dan peserta didik dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pengumpulan data dalam penelitian menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Yang kemudian dari terkumpulnya data diteliti dengan metode analisis deskriptif. Dari kelanjutan pengolahan data membutuhkan tiga langkah utama,seperti: reduksi data, penyajian data (display data), dan verifikasi (menyimpulkan data). Objek penelitian ini adalah guru dan siswa di kelas VI MIN 2 Kota Palangka Raya. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa kesantunan berbahasa di kelas VI MIN 2 Kota Palangka Raya banyak terdapat pematuhan prinsip kesantunan Geoffrey Leech, karena dari (185) data tuturan, terdapat (173) data tuturan pematuhan kesantunan berbahasa Indonesia, atau dengan kata lain memiliki tingkat pematuhan kesantunan yang tinggi. dan terdapat (12) data tuturan pelanggaran kesantunan berbahasa Indonesia atau dengan kata lain memiliki tingkat pelanggaran kesantunan yang rendah.