Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis metakognisi agar pendidik dapat memfasilitasi kemampuan numerasi siswa yang ditinjau dari aspek memori. Metakognisi mengatur bagaimana siswa menggunakan dan mengevaluasi informasi yang tersimpan dalam memori, sedangkan memori menyediakan sumber daya kognitif untuk berpikir reflektif. Dalam konteks kemampuan numerasi, interaksi kedua aspek ini berperan dalam menentukan sejauh mana siswa dapat mengolah informasi, menilai kesesuaian strategi, dan mengambil keputusan yang tepat. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif dengan deep analysis agar dapat menguraikan gambaran mendalam dari hasil penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian ini yakni peserta didik kelas VIII di berbagai SMP di Kota Malang. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling dengan total subjek sebanyak 3 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket validasi, angket respons siswa, dan tes kemampuan numerasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan memperoleh persentase validitas sebesar 95,5% dengan kategori sangat baik dan persentase kepraktisan sebesar 93,33% dengan kategori sangat praktis. Hasil implementasi menunjukkan bahwa LKPD berbasis metakognisi mampu membantu siswa memahami masalah numerasi secara lebih reflektif melalui aktivitas pengetahuan awal, eksplorasi, monitoring, rangkuman mandiri, dan refleksi. Selain itu, integrasi aspek memori dalam LKPD membantu siswa menghubungkan pengetahuan sebelumnya dengan konsep baru dalam penyelesaian masalah kontekstual. Dengan demikian, LKPD berbasis metakognisi ditinjau dari aspek memori layak digunakan untuk memfasilitasi kemampuan numerasi siswa SMP.