Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Green Campus Sebagai Strategi Institusi Dalam Menjaga Lingkungan Kampus Suwito, Suwito; Zarkasyi, Ahmad Fadil; Mujito, Mujito; Elly Christanty; Sulani, Sulani
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i2.15191

Abstract

Kampus ini berfungsi sebagai landasan strategis bagi lembaga pendidikan tinggi dalam upaya melestarikan dan menjaga lingkungan kampus secara berkelanjutan. Konsep Kampus Hijau tidak hanya berfokus pada pengembangan fisik yang ramah lingkungan, tetapi juga melibatkan pendidikan lingkungan. Program ini menerapkan metode Pengembangan Komunitas Berbasis Aset (ABCD), yang menekankan eksplorasi potensi individu, kelompok, dan lingkungan sekitar di Universitas Sunan Giri Surabaya. Program ini juga mendorong kemandirian mahasiswa dalam menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan dan menjadi teladan bagi masyarakat. Kegiatan Kampus Hijau dilaksanakan pada pagi hari, di mana seluruh mahasiswa penerima beasiswa semester pertama berkumpul di depan gedung baru untuk mendengarkan instruksi dari dosen sebelum memulai program. Kegiatan ini memotivasi dan melatih mahasiswa untuk menjadi lebih mandiri dalam berbagai aspek, dengan tujuan menciptakan kampus yang bersih dan nyaman. Kampus yang bersih dan nyaman mendukung proses pembelajaran yang lebih baik. Sebagai hasil dari kegiatan ini, kampus menjadi lebih bersih, dan mahasiswa mengembangkan kesadaran yang lebih besar tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Dengan menerapkan kegiatan pembersihan rutin di sekitar kampus, mahasiswa menjadi lebih sadar akan kebutuhan untuk merawat lingkungan sekitar, terutama lingkungan kampus. Oleh karena itu, disarankan agar kegiatan ini diadakan sekali seminggu untuk terus menjaga kebersihan dan kenyamanan kampus.  
Perilaku Kewargaan Organisasi Guru dan Keterkaitannya dengan Efektivitas Sekolah Didit Darmawan; Ahmad Fadlil Zarkasyi; Muhammad Choirun Ni'am; Rahayu Mardikaningsih; Mila Hariani
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.7955

Abstract

Artikel ini menguraikan pembahasan konseptual mengenai perilaku kewarganegaraan organisasi guru, yang dipahami sebagai tindakan sukarela yang melampaui deskripsi pekerjaan formal demi mendukung kelancaran operasional sekolah. Perilaku-perilaku tersebut meliputi membantu rekan kerja, memberikan bantuan tambahan kepada siswa, terlibat dalam kegiatan di luar tanggung jawab formal, mempromosikan sekolah kepada masyarakat, serta menunjukkan toleransi konstruktif terhadap ketidaksempurnaan prosedural sambil mencari solusi. Tulisan ini menguraikan bentuk-bentuk utama perilaku kewarganegaraan organisasi guru dan mengkaji faktor-faktor individu, antarpersonal, serta organisasional yang dapat mendorong atau melemahkan kemunculannya. Selain itu, pembahasan ini mengeksplorasi kontribusi perilaku sukarela tersebut terhadap efektivitas organisasi, khususnya dalam hal kelangsungan operasional, kemampuan beradaptasi terhadap perubahan, pembelajaran organisasi, dan reputasi sekolah. Perhatian diberikan pada risiko potensial ketika sekolah sangat bergantung pada upaya ekstra guru tanpa memberikan pengakuan atau dukungan yang memadai. Kerangka kerja yang diusulkan di sini dimaksudkan sebagai acuan normatif bagi pemimpin sekolah dan pembuat kebijakan dalam merancang budaya, praktik kepemimpinan, dan kebijakan sumber daya manusia yang mendorong perilaku kewarganegaraan organisasi yang sehat dan berkelanjutan di kalangan guru.