Ni Wayan Priscila Yuni Praditya
Program Studi Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer dan Sains Universitas Indo Global Mandiri

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Workshop Jaringan dan Pelatihan Dasar Mikrotik untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa TJK di SMK Negeri 4 Palembang Fery Antony; Ni Wayan Priscila Yuni Praditya; Tasmi Tasmi
AKM Vol 7 No 1 (2026): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Juli 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/akm.v7i1.1840

Abstract

Perkembangan teknologi informasi menuntut pendidikan vokasi untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam bidang jaringan komputer dan administrasi sistem. Salah satu kompetensi yang saat ini banyak dibutuhkan di dunia industri adalah kemampuan konfigurasi dan pengelolaan jaringan berbasis Mikrotik RouterOS. Berdasarkan kebutuhan tersebut, Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Indo Global Mandiri melaksanakan kegiatan workshop jaringan dan pelatihan dasar Mikrotik bagi siswa jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) di SMK Negeri 4 Palembang melalui program guru tamu. Kegiatan ini melibatkan 42 siswa kelas X dan XI TKJ dengan metode pelatihan berupa penyampaian materi, praktik langsung, dan pendampingan teknis. Materi yang diberikan meliputi konsep dasar jaringan komputer, konfigurasi IP address, DHCP server, hotspot, dan routing menggunakan Mikrotik RouterOS. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan instrumen pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa nilai rata-rata peserta meningkat dari 56,4 pada pretest menjadi 84,7 pada posttest atau mengalami peningkatan sebesar 50,1%. Selain itu, sebanyak 88% peserta mampu melakukan konfigurasi dasar Mikrotik secara mandiri setelah pelatihan. Kegiatan workshop ini tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis siswa, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah kejuruan dalam mendukung pembelajaran berbasis praktik yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri dan dunia kerja