Maria Endang Jamu
Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Flores, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Perempuan Rewarangga Selatan Melalui Inovasi Minyak Aromaterapi Ekstrak Serai Dan Daun Jeruk Wangi Maria Endang Jamu; Lukas Nusa Wedo Lewa; Angelica Agnes More Laka; Yosephina Lilianti Fernandez; Salsabilla Salsabilla; Stefania Dwinata Sendo; Viannei Aggriepa Lada
AKM Vol 7 No 1 (2026): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Juli 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/akm.v7i1.1890

Abstract

Tingginya tingkat stres kronis pada masyarakat modern mendorong kebutuhan akan produk relaksasi yang aman dan berbahan alami. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memproduksi minyak aromaterapi relaksasi berbasis bahan alami lokal di RT 08/RW 03 Kelurahan Rewarangga Selatan, Kabupaten Ende. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan praktik langsung, demonstrasi, dan pendampingan pembuatan minyak aromaterapi menggunakan teknik maceration with pre-roasting (sangrai). Bahan utama yang digunakan adalah serai wangi (Cymbopogon nardus), daun jeruk wangi, dan Virgin Coconut Oil (VCO) sebagai pelarut alami. Kegiatan diikuti oleh 25 peserta yang sebagian besar merupakan ibu rumah tangga. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan rata-rata nilai pengetahuan peserta meningkat dari 58,4 menjadi 86,7 atau naik sebesar 48,5%. Sebanyak 92% peserta mampu mempraktikkan proses produksi secara mandiri dan menghasilkan produk minyak aromaterapi siap pakai sesuai standar pelatihan. Selain itu, 88% peserta menyatakan berminat mengembangkan produk sebagai usaha berbasis sumber daya lokal. Kegiatan ini terbukti efektif meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan bahan alami lokal menjadi produk bernilai kesehatan dan ekonomi, sehingga mendukung pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi kreatif lokal secara berkelanjutan