Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat literasi keuangan serta strategi perencanaan keuangan yang bijak pada generasi Milenial dan Gen Z di era digital. Fenomena meningkatnya konsumsi gaya hidup, kemudahan akses pinjaman daring, dan rendahnya kesadaran investasi menjadi latar belakang penting dalam studi ini. Perencanaan keuangan yang baik diyakini mampu membantu generasi muda mencapai kestabilan ekonomi jangka panjang dan menghindari perilaku konsumtif yang berlebihan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner online yang disebarkan kepada 150 responden berusia 18–35 tahun yang mewakili kalangan Milenial dan Gen Z di wilayah perkotaan. Variabel yang dianalisis meliputi literasi keuangan, perilaku konsumsi, kebiasaan menabung, investasi, dan penggunaan teknologi finansial (financial technology). Analisis data dilakukan menggunakan teknik statistik deskriptif dan uji korelasi untuk mengetahui hubungan antara literasi keuangan dan perilaku perencanaan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan generasi muda tergolong sedang, namun masih terdapat kesenjangan antara pengetahuan dan praktik keuangan yang dilakukan. Sebagian besar responden memiliki kesadaran pentingnya menabung dan berinvestasi, tetapi belum menerapkannya secara konsisten. Faktor yang paling memengaruhi perilaku keuangan adalah gaya hidup dan pengaruh media sosial. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan edukasi keuangan berbasis digital serta pembentukan kebiasaan finansial yang terarah sejak dini agar Milenial dan Gen Z dapat mengelola keuangannya secara bijak dan berkelanjutan.