Safaruddin
Universitas Islam Negeri Alauddin Makssar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

INTERFERENSI LINGUISTIK ANTARA BAHASA FUSḤĀ DAN ʿĀMMIYYAH DALAM KOMENTAR OLAHRAGA PADA PERTANDINGAN SEPAK BOLA Abd. Farid Sidiki; Safaruddin; Haniah
Al-Maraji' : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 9 No. 2 (2025): Al-Maraji': Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/ene45v30

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk, faktor penyebab, dan fungsi komunikatif interferensi antara fusḥā dan ʿāmmiyyah dalam komentar pada pertandingan sepak bola. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi dan transkripsi komentar video pertandingan yang melibatkan komentator Arab. Analisis dilakukan pada empat tataran linguistik utama: leksikal, sintaksis, morfologis, dan fonologis, disertai interpretasi terhadap konteks sosial dan pragmatis di balik penggunaan bentuk-bentuk interferensi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interferensi ʿāmmiyyah ke dalam fusḥā dalam komentar olahraga bukanlah bentuk penyimpangan linguistik semata, melainkan fenomena komunikasi yang fungsional dan adaptif. Interferensi terjadi terutama pada momen-momen emosional, spontan, dan intens dalam pertandingan. Misalnya saat terjadinya gol, aksi spektakuler, atau keputusan wasit kontroversial. Secara linguistik, interferensi muncul dalam bentuk penggunaan kosakata dialektal seperti barshā (بَرْشَا) dan wēn (وين), struktur negasi khas seperti mā...sh (ما...ش), serta seruan emosional seperti yā salām! (يا سلام) dan mush mumkin! (مش ممكن). Faktor utama yang melatarbelakangi fenomena ini meliputi kebutuhan efisiensi komunikasi lisan, tekanan spontanitas siaran langsung, serta keinginan membangun kedekatan emosional dengan audiens. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa interferensi antara fusḥā dan ʿāmmiyyah dalam komentar olahraga merepresentasikan bentuk realisasi bahasa Arab media modern—sebuah variasi linguistik yang adaptif terhadap konteks komunikatif, sosial, dan emosional penutur Arab kontemporer.