Background of the study: Literacy is an important foundation in building an intelligent and competitive society, but in the digital age, literacy challenges have become more complex because they not only include the ability to read and write but also the ability to understand and use information wisely. Purpose: To identify the strategic role of digital libraries in improving community literacy and to formulate policy implications based on ten relevant academic articles. Method: This study uses a literature review method by conducting critical reading and synthesis of findings from several articles obtained from Google Scholar and analyzed systematically using the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) approach to ensure that the process of identifying, selecting, and evaluating literature is carried out in a structured, transparent, and accountable manner. Findings: Digital libraries contribute to improving literacy through online access to information, digital skills training, and community-based services, despite facing obstacles such as infrastructure limitations and low technological literacy. Conclusion: Optimizing the role of digital libraries as learning centers requires adaptive technological and policy support so that literacy improvement can take place sustainably. Keywords: Digital literacy, Digital libraries, Information access, Service transformation. ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Literature Review: Peran Perpustakaan Digital dalam Meningkatkan Literasi di Kalangan Masyarakat ABSTRAK Latar Belakang: Literasi menjadi dasar penting dalam membangun masyarakat yang cerdas dan berdaya saing, namun di era digital tantangan literasi semakin kompleks karena tidak hanya mencakup kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami dan memanfaatkan informasi tersebut secara bijak.Tujuan: Untuk mengidentifikasi peran strategis perpustakaan digital dalam meningkatkan literasi masyarakat serta merumuskan implikasi kebijakan berdasarkan sepuluh artikel akademik yang relevan.Metode: Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur dengan melakukan pembacaan kritis dan sintesis temuan terhadap beberapa artikel yang diperoleh dari Google Scholar, serta dianalisis secara sistematis menggunakan pendekatan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) untuk memastikan proses identifikasi, seleksi, dan evaluasi literatur dilakukan secara terstruktur, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.Temuan: Perpustakaan digital berkontribusi dalam peningkatan literasi melalui akses informasi daring, pelatihan keterampilan digital, dan layanan berbasis komunitas, meskipun masih menghadapi hambatan seperti keterbatasan infrastruktur dan rendahnya literasi teknologi.Kesimpulan: Optimalisasi peran perpustakaan digital sebagai pusat pembelajaran memerlukan dukungan teknologi dan kebijakan yang adaptif agar peningkatan literasi dapat berlangsung secara berkelanjutan. Kata Kunci: Literasi digital, perpustakaan digital, akses informasi, transformasi layanan.