Kharina Arifia
Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mekanisme Pembiayaan Berbasis Digital pada Fintech Syariah Peer To Peer Lending Hanim Misbah; Saiful Bakhri; Risa Umami; Kharina Arifia
Tasharruf : Journal of Islamic Economics and Business Vol. 6 No. 1 (2025): Tasharruf : Journal of Islamic Economics and Business (Mei)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/tasharruf.v6i1.1149

Abstract

The rapid advancement of information technology has significantly transformed financial services, giving rise to digital innovations such as Islamic Peer-to-Peer (P2P) Lending Fintech. This platform offers a Sharia-compliant financing alternative, primarily targeting Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) that often face barriers in accessing traditional bank loans. This study aims to analyze the digital financing mechanism within Islamic P2P lending, examining its regulatory framework, underlying Islamic contracts, operational structure, and key distinctions from conventional models. The findings indicate that Islamic P2P lending operates on core Sharia principles prohibiting riba (usury), gharar (uncertainty), and maysir (speculation) and utilizes contracts such as mudharabah (profit-sharing), musyarakah (joint venture), wakalah bil ujrah (fee-based agency), and al-qardh (benevolent loan). The study concludes that Islamic P2P lending enhances financial inclusion by providing accessible, transparent, and ethically structured digital financing, thereby supporting the growth of MSMEs and promoting the broader development of Indonesia's Islamic financial ecosystem.
Beyond Words: Bagaimana Kemampuan Berbahasa mendorong Inovasi dalam Strategi Pemasaran Digital Sevia Ziyan Nadia; Kharina Arifia; Nuur Halimatus Sa'adiah Masrukhin; M. Ikbal Fatah
Tasharruf : Journal of Islamic Economics and Business Vol. 6 No. 2 (2025): Tasharruf : Journal of Islamic Economics and Business (November)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/tasharruf.v6i2.1151

Abstract

Bahasa bukan hanya sekadar alat komunikasi , tetapi juga merupakan kunci untuk membuka pintu kreativitas dan inovasi dalam pemasaran digital. Dalam era globalisasi dan e-commerce lintas budaya, penguasaan berbagai bahasa tidak hanya membedakan suatu produk atau jasa, tetapi juga memungkinkan bisnis untuk membangun koneksi emosional yang lebih mendalam dengan konsumen di seluruh dunia. Artikel ini menganalisis hubungan antara kemampuan berbahasa dengan inovasi dalam strategi pemasaran digital serta bagaimana hal ini dapat diterapkan dalam konteks manajemen bisnis. Berdasarkan kajian literatur, dapat diidentifikasi bagaimana kemampuan berbahasa yang kuat dapat mendorong lahirnya ide-ide baru dalam strategi pemasaran digital, mempererat hubungan dengan konsumen, serta meningkatkan performa bisnis secara menyeluruh. Dalam era e-commerce lintas budaya, pemahaman terhadap nuansa bahasa dan budaya yang berbeda sangat penting untuk membangun merek yang kuat dan relevan di pasar global. Artikel ini juga akan membahas bagaimana kemampuan berbahasa dapat membantu bisnis dalam mengatasi tantangan-tantangan unik yang dihadapi dalam pemasaran digital lintas budaya.