Kebiasaan mengonsumsi jajanan tidak sehat pada anak usia sekolah dasar menjadi perhatian serius karena berpotensi menimbulkan dampak jangka panjang terhadap kesehatan, termasuk kesehatan ginjal. Konsumsi minuman manis, makanan tinggi garam, dan jajanan dengan bahan tambahan pangan berbahaya secara berlebihan dapat meningkatkan beban kerja ginjal dan memicu kerusakan organ tersebut sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan siswa kelas 1 dan 2 SD Perumnas 1 mengenai bahaya jajanan tidak sehat bagi kesehatan ginjal. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Jumlah responden pada penelitian ini sebanyak 30 responden. Data dikumpulkan dengan cara membagikan kuesioner pre-test dan post-test kepada responden. Data yang diperoleh dilakukan analisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan siswa, dengan nilai rata-rata meningkat dari 82,83 (pre-test) menjadi 94,33 (post-test) atau peningkatan sebesar 13,88%. Setelah intervensi, seluruh responden (100%) berada pada kategori pengetahuan baik. Media video terbukti efektif sebagai sarana edukasi karena mampu menyampaikan informasi secara menarik dan mudah dipahami oleh anak usia sekolah dasar. Diharapkan edukasi melalui video dapat menjadi strategi promotif-preventif dalam upaya perlindungan kesehatan ginjal anak sejak dini. The habit of consuming unhealthy snacks among elementary school-age children is a serious concern because it has the potential to cause long-term health impacts, including kidney health. Excessive consumption of sugary drinks, high-salt foods, and snacks with harmful food additives can increase the workload of the kidneys and trigger organ damage from an early age. This study aims to determine the level knowledge among first and second grade elementary school students at SD 1 Perumnas regarding kidney health and the importance of kidney protection through educayional video media. This study employed a quasi-experimental design with a one-group pretest-postest approach involving 30 respondents. Data were analyzed descriptively and presented in the form frequency distribution and percentages for each variable studied. The results showed an increase in knowledge scores from 82.83 to 94.33 or an increase of 13.88%. After all intervention, all respondents were categorized as having good knowledge. Video media proved effective because it was able to convey information attractively and easily understood by elementary school children. Therefore, education through video media is expected to become a promotive-preventive strategy in effort to protect children’s kidney health from an early age.