Faroha Amalia Husna
Universitas Al-Falah As-Sunniyah, Jember, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Nilai Kepedulian Sosial Melalui Program Darul Muqomah Berbagi di RA Darul Muqomah Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember Titarini; Titin Nurhidayati; Faroha Amalia Husna; Afifatus Soleha
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 3 No. 6 (2026): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Juni 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v3i6.2105

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pergeseran nilai-nilai sosial di masyarakat sebagai akibat perkembangan teknologi yang sangat pesat. Menumbuhkan karakter kepedulian sosial pada anak usia dini menjadi tahapan penting dalam pembentukan karakter dan nilai moral. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penguatan nilai kepedulian sosial melalui program Darul Muqomah Berbagi yang dilaksanakan di RA Darul Muqomah Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember. Program ini melibatkan partisipasi aktif berbagai pihak, termasuk peserta didik, guru, tenaga kependidikan, wali murid dan masyarakat. Wali murid menyumbangkan beras secara sukarela setiap hari Jumat dengan jumlah yang tidak dibatasi. Kegiatan ini dikenal dengan istilah “jimpitan”. Secara berkala tiap tiga bulan sekali, beras hasil jimpitan ini akan dibagikan kepada masyarakat sekitar yang kurang mampu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Darul Muqomah Berbagi tidak hanya menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi peserta didik dalam menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial namun juga memperkuat hubungan antara wali murid, lembaga dan masyarakat. Dampak lebih lanjut terlihat pada peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga yang ditandai dengan peningkatan jumlah peserta didik dalam dua tahun terakhir. Dengan demikian, program ini menjadi sarana efektif dalam penguatan pendidikan karakter dan juga menjaga eksistensi Raudhatul Athfal di tengah masyarakat.  
Dinamika Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam pada Jenjang Raudhatul Athfal di Era Transformasi Digital Titarini; Afifatus Soleha; Nanang Budianto; Faroha Amalia Husna
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Maret 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v3i3.1786

Abstract

The rapid development of information technology has brought significant changes across various aspects of life, including the field of Islamic religious education. These changes require a reorganization of the principles and factors influencing the development of the Islamic Religious Education curriculum, so that it remains aligned with contemporary developments while still prioritizing moral, spiritual values, and character formation. Studies on the development of the Islamic Religious Education curriculum at the Raudhatul Athfal level have so far been limited and tend to be normative or technical in nature. This study aims to analyze the dynamics of the principles and factors influencing the development of the Islamic Religious Education curriculum at the Raudhatul Athfal level in the era of digital transformation. This research employs a qualitative approach with a conceptual analysis design through literature study and theoretical synthesis. The results show that the development of the Islamic Religious Education curriculum at the Raudhatul Athfal level continues to evolve dynamically while remaining relevant, flexible, adaptive, and capable of integrating values and technology. Internal and external factors are interrelated in shaping the direction of curriculum development. This study produces an integrative-spiritual dynamic model of the Islamic Religious Education curriculum at the Raudhatul Athfal level, which expands classical curriculum development into a digital-based Islamic education framework. This model is expected to serve as a theoretical and practical reference in designing an Islamic Religious Education curriculum at the Raudhatul Athfal level that is in line with current developments without losing its spiritual foundation.