Dedi Herdiana
Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati, Bandung

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Hutan Mangrove Naufal Rifqi Assausan; Saeful Anwar; Dedi Herdiana
Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 11 No. 2 (2026): Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Dj

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tamkin.v11i2.46226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi masyarakat, pengorganisasian masyarakat dan hasil partisipasi masyarakat dalam pengelolaan hutan mangrove. Landasan pemikiran penelitian mengadopsi teori Partisipasi menurut Rahardjo yakni Partisipasi masyarakat diartikan sebagai usaha untuk melibatkan masyarakat dalam suatu kegiatan, baik berupa ucapan maupun tindakan. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan Kontribusi masyarakat dalam pengelolaan hutan mangrove mencakup kegiatan penanaman, pemantauan kondisi hutan, dan pencegahan kerusakan, yang menunjukkan rasa tanggung jawab yang tinggi. Pengorganisasian masyarakat dalam pemeliharaan hutan mangrove masyarakat dapat berkolaborasi secara efektif untuk mencapai tujuan bersama dalam menjaga dan merawat ekosistem mangrove. Hasil partisipasi masyarakat tidak hanya berkontribusi pada pelestarian lingkungan, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan ekonomi lokal.Kata Kunci : Partisipasi; Pengelolaan; Hutan Mangrove
Sumber Daya Manusia Pemberdayaan Masyarakat Melalui Optimalisasi Program Magrib Mengaji: Participatory Action Research di Masjid Riyadhul Jannah Subang Vera Rahmati Sya'diah; Aliyudin; Dedi Herdiana
Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 10 No. 4 (2025): Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Dj

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tamkin.v10i4.48622

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan pemahaman agama anak-anak melalui program magrib mengaji, menganalisis implementasi dan mengidentifikasi hasil capaian dari program tersebut. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan kualitatif, menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori pemberdayaan masyarakat menurut Eko Sudarmanto dkk yang menekankan peningkatan kapasitas kelompok tertinggal melalui partisipasi aktif. Hasilnya, program magrib mengaji berjalan efektif dengan dukungan tokoh agama dan masyarakat. Secara umum, program ini memberikan dampak positif dalam menghidupkan kembali fungsi masjid sebagai pusat pendidikan dan pemberdayaan masyarakat berkelanjutan. Kata Kunci : Pemberdayaan Masyarakat, Magrib Mengaji, Participatory Action Research. ABSTRACT This study aims to describe community empowerment in improving children’s religious understanding through the maghrib quran reading program, analyze its emplementation, and identify the program’s achievments. The method used is Participatory Action Research (PAR) with a qualitative approach, utilizing observation, interviews, and documentation techniques. This study utilizes the community empowerment theory by Eko Sudarmanto et al., which emphasizes increasing the capacity of disadvantaged groups through active participation. As a result, the Maghrib Quran reading program runs effectively with the support of religious and community leaders. Overall, this program has had a positive impact in revitalizing the function of mosques as centers of education and sustainable community empowerment. Keywords : Community Empowerment, Maghrib Recitation, Participatory Action Research
Pemberdayaan UMKM Masyarakat Melalui Festival Culinary Night Taubah An Nashuha; Dang Eif Saiful Amin; Dedi Herdiana
Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 11 No. 1 (2026): Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Dj

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tamkin.v11i1.48662

Abstract

Festival Culinary Night merupakan wadah pemberdayaan UMKM yang meningkatkan kesadaran terhadap produk lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui interaksi sosial dan promosi. Penelitian ini mengkaji tiga aspek utama: peningkatan SDM pelaku UMKM, peluang ekonomi, serta peningkatan keterampilan dan pengetahuan. Berlandaskan teori Jim Ife (1997) tentang pemberdayaan masyarakat, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode Riset Aksi Berbasis Pemberdayaan Masyarakat (Sisdamas), dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa festival ini mampu memperkuat kapasitas pelaku UMKM dalam pemasaran dan manajemen usaha, membuka peluang peningkatan penjualan, serta memperluas jejaring bisnis. Pendekatan Sisdamas memberikan dampak langsung terhadap kemandirian masyarakat melalui partisipasi aktif dan transformasi potensi lokal menjadi kekuatan ekonomi yang berkelanjutan. Kata Kunci : Pemberdayaan; UMKM; Festival; Sisdamas The Culinary Night Festival functions as a platform for empowering MSMEs by promoting local products and driving economic growth through social engagement. This study explores three key areas: improving human resources, expanding economic opportunities, and enhancing entrepreneurial skills. Using Jim Ife’s (1997) empowerment theory, the research employs qualitative methods through the Sisdamas model, with data collected via observation, interviews, and documentation. The findings show that the festival strengthens MSME marketing and management capacities, increases sales, expands market access, and fosters stronger business networks, supporting community self-reliance by transforming local potential into sustainable development. Keywords : Empowerment; MSMEs; Festival; Sisdamas