ABSTRACT This study was motivated by the importance of strengthening financial literacy at the elementary school level as part of preparing students to face the challenges of the twenty-first century. However, the implementation of financial literacy in classroom learning still faces various challenges, particularly regarding teachers’ ability to integrate financial literacy into instructional practices. This study aimed to analyze the role of teachers in integrating financial literacy into Science and Social Studies (IPAS) learning as a form of curriculum innovation at SDIT Citra Winaya. The study employed a descriptive qualitative approach with a comparative case study design involving Grade IVA and Grade IVB teachers as research subjects. Data were collected through observations, interviews, documentation, and supporting data analysis from the Minimum Competency Assessment (AKM) and Computer-Based National Assessment (ANBK). The findings revealed that teachers with higher professional competence, adequate training experience, and active participation in professional learning communities were able to integrate financial literacy systematically through authentic projects, innovative learning media, and contextual learning activities. In contrast, teachers with limited training experience tended to integrate financial literacy only incidentally. The study concludes that teacher competence plays a crucial role in the successful integration of financial literacy into IPAS learning. Therefore, continuous professional development programs, integrated teaching modules, and supportive school policies are needed to strengthen the implementation of financial literacy in elementary schools. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan literasi finansial pada jenjang sekolah dasar sebagai bagian dari upaya menyiapkan peserta didik menghadapi tantangan kehidupan abad ke-21. Namun, implementasi literasi finansial dalam pembelajaran masih menghadapi berbagai kendala, terutama terkait kompetensi guru dalam mengintegrasikannya ke dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam mengintegrasikan literasi finansial ke dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) sebagai wujud inovasi kurikulum di SDIT Citra Winaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus komparatif yang melibatkan guru kelas IVA dan IVB sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta analisis data pendukung berupa hasil Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru yang memiliki kompetensi profesional lebih tinggi, pengalaman pelatihan yang memadai, dan keterlibatan aktif dalam komunitas belajar mampu mengintegrasikan literasi finansial secara sistematis melalui proyek autentik, media pembelajaran inovatif, dan aktivitas kontekstual. Sebaliknya, guru dengan pengalaman pelatihan yang terbatas cenderung menerapkan literasi finansial secara insidental. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kompetensi guru berperan penting dalam keberhasilan integrasi literasi finansial dalam pembelajaran IPAS. Oleh karena itu, diperlukan program pelatihan berkelanjutan, pengembangan modul ajar terintegrasi, dan dukungan kebijakan sekolah untuk memperkuat implementasi literasi finansial di sekolah dasar.