This Author published in this journals
All Journal Jurnal Abdi Bangsa
Dewi Sratika A
State University of Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Kesiapan dan Kompetensi Siswa SMA dalam Menghadapi Olimpiade Sains Nasional (OSN) Bidang Biologi melalui Pendampingan Intensif Besse Khalidatunnisa; Dewi Sratika A; Andi Citra Pratiwi; Hilda Karim; Musawira Musawira
Jurnal Abdi Bangsa Vol. 2 No. 1 (2026): Volume 2 Nomor 1 Juni 2026
Publisher : Jurnal Abdi Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompetisi Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Biologi menuntut siswa tidak hanya menghafal teori, tetapi juga memiliki kemampuan penalaran tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills / HOTS) dan keterampilan analisis data. Namun, keterbatasan alokasi waktu pengajaran reguler di sekolah sering kali menjadi kendala dalam mempersiapkan siswa secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan psikologis, konseptual, dan kompetensi akademis siswa SMA dalam menghadapi OSN bidang Biologi melalui metode pendampingan intensif. Mitra kegiatan ini adalah siswa pilihan dari SMA Negeri 17 Makassar. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahapan utama: evaluasi awal (pre-test), pelaksanaan pembimbingan materi esensial serta bedah soal, dan evaluasi akhir (post-test). Pre-test digunakan untuk memetakan kelemahan siswa, yang kemudian diikuti dengan pendampingan intensif berfokus pada materi genetika, biologi sel molekuler, anatomi-fisiologi, dan ekologi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi yang signifikan, yang dibuktikan dengan kenaikan rata-rata nilai siswa sebesar 56,98%, di mana skor rerata melonjak dari 43 pada saat pre-test menjadi 67.5 pada saat post-test. Selain peningkatan nilai akademis, pendampingan ini juga berhasil meningkatkan rasa percaya diri dan kesiapan mental siswa dalam menghadapi kompetisi. Pendampingan intensif berbasis pemetaan masalah terbukti efektif sebagai model penyiapan siswa menuju kompetisi sains tingkat nasional.