Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya jumlah orang tua yang memilih pesantren sebagai lembaga pendidikan bagi anak-anak mereka. Kurangnya pemahaman mengenai jenis dan jenjang pendidikan di pesantren sering kali memicu kesenjangan antara harapan dan kenyataan. Oleh karena itu, dengan menggali lebih dalam alasan di balik keputusan orang tua dalam memilih pesantren sebagai lembaga pendidikan bagi anak-anak mereka, peneliti akan lebih mudah untuk meneliti lebih mendalam motivasi orang tua dalam memilih pesantren sebagai lembaga pendidikan bagi anak-anak mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan orang tua mengenai pendidikan di Pesantren Nurul Falah dan Pesantren Raudlatul Muta'allimin Al-Baisuny? Serta untuk mengetahui apa yang memotivasi orang tua dalam memilih Pesantren Nurul Falah dan Pesantren Raudlatul Muta'allimin Al-Baisuny sebagai lembaga pendidikan bagi anak-anak mereka? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu penelitian yang berfokus pada fenomena sosial dan pada penyampaian suara perasaan serta persepsi dari peserta penelitian, misalnya perilaku, motivasi, tindakan, dan sebagainya, dengan menggambarkan motivasi orang tua dalam memilih sekolah asrama Islam sebagai lembaga pendidikan bagi anak-anak melalui proses observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil analisis dalam penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut: Pertama, Pengetahuan Orang Tua tentang Pendidikan di Pesantren Nurul Falah dan Pesantren Raudlatul Muta'allimin Al-Baisuny hanya terbatas pada pendidikan agama yang mengajarkan ilmu agama, baik menghafal Al-Qur'an maupun menanamkan nilai-nilai agama. Kedua, motivasi orang tua dalam memilih Pesantren Nurul Falah dan Pesantren Raudlatul Muta'allimin Al-Baisuny disebabkan oleh faktor kebutuhan, yaitu kebutuhan akan keamanan dan kebutuhan akan aktualisasi diri. Selain itu, hal ini juga disebabkan oleh faktor intrinsik dan ekstrinsik Translated with DeepL.com (free version)