Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SOCIAL-HEALING HUB: WELLNESS CENTER BERBASIS KOMUNITAS BAGI PENDERITA PENYAKIT KRONIS USIA PRODUKTIF DI KOTA SEMARANG Rachel Patrichia
Jurnal Poster Pirata Syandana Vol 7, No 01 (2026): PERIODE 162 (JUNI 2026)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya prevalensi penyakit kronis tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik penderita, tetapi juga memicu gangguan psikologi dan penurunan kualitas hidup penderita. Perubahan gaya hidup masyarakat, seperti pola makan tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik, stres kerja, serta kecenderungan perilaku sedentari menjadi faktor utama meningkatnya kasus penyakit kronis, terutama pada usia produktif. Tingginya angka kasus pada usia produktif menunjukkan perlunya wadah promotif dan preventif dengan pendekatan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan. Di Kota Semarang, kondisi ini semakin mengkhawatirkan dengan adanya lonjakan kasus baru penyakit kronis pada kelompok usia produktif. Perancangan Social-Healing Hub ini dilakukan untuk menyediakan fasilitas kebugaran berupa wellness center berbasis komunitas untuk mendukung pemulihan fisik, psikologis, dan sosial dalam meningkatkan kualitas hidup penderita penyakit kronis. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi elemen alam, ruang sosial, dan aktivitas kebugaran dalam desain mampu mengurangi stres, meningkatkan interaksi sosial, serta mendukung kualitas hidup penderita. Dengan demikian, wellness center berbasis komunitas dengan pendekatan healing environment dapat menjadi alternatif fasilitas terapeutik yang holistik di luar layanan pengobatan medis. Kata kunci: social-healing hub, wellness center, penyakit kronis, interaksi sosial, healing environment, Kota Semarang