Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERANCANGAN GALERI SEJARAH KAMPUNG MELAYU KOTA SEMARANG DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR HIJAU Fauzan Candra Adyatma
Jurnal Poster Pirata Syandana Vol 7, No 01 (2026): PERIODE 162 (JUNI 2026)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kampung Melayu di Kota Semarang merupakan kawasan cagar budaya yang memiliki nilai historis dan narasi multikultural yang kuat sebagai permukiman Arab–Melayu serta bagian dari jaringan perdagangan kolonial. Namun, potensi tersebut belum berkembang secara optimal akibat keterbatasan fasilitas wisata, kurangnya media interpretasi sejarah, serta menurunnya kualitas lingkungan kawasan . Oleh karena itu, diperlukan suatu perancangan yang mampu mewadahi penyampaian narasi sejarah secara spasial sekaligus meningkatkan kualitas kawasan. Tujuan dari perancangan ini adalah menghasilkan konsep Galeri Sejarah Kampung Melayu yang mampu menyampaikan narasi sejarah secara interpretatif melalui pengalaman ruang yang komunikatif, edukatif, dan terstruktur, dengan mengintegrasikan prinsip arsitektur hijau sebagai upaya meningkatkan kualitas lingkungan dan keberlanjutan kawasan. Metode yang digunakan meliputi metode deskriptif untuk menganalisis kondisi eksisting kawasan, metode dokumentatif melalui studi literatur dan data sekunder, serta metode komparatif melalui studi preseden proyek sejenis. Hasil perancangan berupa konsep galeri sejarah berbasis narasi dengan pendekatan open-air gallery yang terintegrasi dengan koridor kawasan, didukung oleh tata ruang linear untuk membangun alur cerita kronologis. Pendekatan arsitektur hijau diterapkan melalui strategi efisiensi energi, pengelolaan air, pemanfaatan ventilasi dan pencahayaan alami, serta integrasi ruang terbuka hijau pada skala kawasan dan bangunan. Dengan demikian, perancangan ini diharapkan mampu memperkuat identitas Kampung Melayu sebagai kawasan heritage, meningkatkan daya tarik wisata, serta menciptakan lingkungan yang berkelanjutan tanpa menghilangkan karakter historis kawasan.