Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERANCANGAN FASILITAS REHABILITASI NAPZA RESIDENSIAL DENGAN PENDEKATAN THERAPEUTIC ARCHITECTURE DI BANDUNG Zebina Pandelaki
Jurnal Poster Pirata Syandana Vol 7, No 01 (2026): PERIODE 162 (JUNI 2026)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, Zat Adiktif lainnya (NAPZA) telah menjadi salah satu kasus terbesar yang sering dijumpai di dunia, termasuk di Indonesia. Dalam kasusnya, penyalahgunaan zat terlarang ini dapat menimbulkan cabang ke berbagai permasalahan. Salah satunya adalah kerusakan fungsi pada mental dan tubuh manusia. Sesuai peraturan yang diterapkan pada setiap negara hukum, penyalahgunaan NAPZA akan ditujukan ke proses hukum dan pemulihannya. Kota Bandung, sebagai salah satu pusat urbanisasi dan mobilitas tinggi di Jawa Barat, menghadapi tantangan peningkatan kasus adiksi yang berdampak pada penurunan produktivitas dan kualitas hidup masyarakat. Fasilitas rehabilitasi NAPZA ini dirancang melalui prinsip dan konsep Therapeutic Architecture untuk mendekonstruksi stigma negatif. Konsep desain mengacu pada Standar Teknis Bangunan Rehabilitasi BNN dan prinsip Healing Environment, yang berfokus pada elemen pencahayaan alami, koneksi lanskap, sirkulasi udara, komunitas sosial, serta keamanan pasif untuk mempercepat proses pemulihan residen.  Kata Kunci : Pusat Rehabilitasi NAPZA, stigma negatif narkoba, penyalahgunaan narkoba, therapeutic architecture, healing environment, Bandung