Olahraga drifting merupakan salah satu cabang olahraga otomotif yang mengalami perkembangan pesat serta memiliki tingkat antusiasme masyarakat yang tinggi. Namun demikian, ketersediaan fasilitas khusus yang dirancang untuk mendukung kegiatan drifting secara terstandar masih terbatas di Indonesia. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kebutuhan terhadap penyediaan fasilitas olahraga otomotif yang mampu mengakomodasi kegiatan drifting secara aman, terorganisir, dan berstandar. Berdasarkan kondisi tersebut, perancangan Drifting Hub sebagai fasilitas olahraga otomotif skala nasional menjadi penting untuk mewadahi kegiatan olahraga, rekreasi, serta pengembangan komunitas otomotif. Perancangan ini berlokasi di kawasan Pantai Indah Kapuk dengan mempertimbangkan ketersediaan lahan yang luas, aksesibilitas kawasan, serta potensi kawasan sebagai destinasi rekreasi dan hiburan berskala besar. Kapasitas fasilitas direncanakan untuk menampung sekitar 10.000 penonton, yang didasarkan pada analisis kapasitas beberapa sirkuit drifting sebagai studi pembanding. Program ruang yang dirancang meliputi lintasan drifting, tribun penonton, paddock, fasilitas komersial, ruang pengelola, serta fasilitas pendukung lainnya yang mendukung penyelenggaraan kegiatan drifting secara profesional. Pendekatan perancangan yang digunakan adalah arsitektur tropis berkelanjutan yang menekankan pada optimalisasi iklim tropis melalui pemanfaatan ventilasi alami, pencahayaan alami, pengendalian radiasi matahari, serta penggunaan material dan sistem bangunan yang efisien energi. Selain itu, perancangan juga memperhatikan integrasi sistem utilitas bangunan seperti sistem energi, penghawaan, pencahayaan, drainase, serta pengelolaan limbah untuk mendukung keberlanjutan kawasan. Melalui perancangan ini diharapkan tercipta sebuah fasilitas olahraga otomotif yang tidak hanya mampu mewadahi aktivitas drifting secara optimal, tetapi juga menghadirkan kawasan olahraga dan rekreasi yang nyaman, aman, serta berkelanjutan bagi masyarakat.