Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Redesain Kompleks Olahraga Universitas Diponegoro Berskala Nasional di Tembalang, Semarang dengan Pendekatan Arsitektur Ikonis Noel Palimirma Andilolo
Jurnal Poster Pirata Syandana Vol 7, No 01 (2026): PERIODE 162 (JUNI 2026)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompleks Olahraga Universitas Diponegoro (UNDIP) di Kampus Tembalang, Semarang, saat ini beroperasi dengan kapasitas tribun sekitar 5.000 penonton dan kondisi fasilitas yang belum memenuhi standar nasional. Di sisi lain, UNDIP sebagai universitas riset unggulan, diperkuat oleh kolaborasi strategis bersama KONI Kota Semarang sejak 10 November 2025, membutuhkan fasilitas olahraga yang mampu mendukung ekosistem prestasi olahraga nasional sekaligus merepresentasikan identitas institusi dan budaya lokal Jawa Tengah secara arsitektural. Landasan Program Perencanaan dan Perancangan (LP3A) ini bertujuan merumuskan konsep redesain Kompleks Olahraga UNDIP berskala nasional melalui Pendekatan Arsitektur Ikonis yang dikembangkan atas tiga dimensi, yaitu keterbacaan visual (visual legibility), penyematan identitas lokal (local identity embedding), dan daya regenerasi kawasan (urban regenerative power). Program fasilitas yang direncanakan berfokus pada stadion utama berskala nasional bertipe B dengan kapasitas minimal 15.000 penonton yang memenuhi standar Permenpora No. 7 Tahun 2021 dan World Athletics Class 4, serta dua lapangan outdoor multifungsi untuk cabang olahraga bola basket, futsal, tenis, dan padel, yang terintegrasi di atas tapak seluas ±62.000 m². Konsep ikonis yang dikembangkan menjadikan stadion utama sebagai titik pusat (focal point) kawasan dari segala arah, dengan menonjolkan penerapan jali atau roster bermotif batik kawung pada fasadnya sebagai representasi identitas lokal. Dipadukan dengan pemisahan sirkulasi yang terstruktur dan desain responsif iklim berpenghawaan alami, kompleks ini dirancang sebagai satu kesatuan arsitektur yang koheren, autentik, dan berpotensi menjadi landmark olahraga kebanggaan baru bagi masyarakat Jawa Tengah.