Tekanan kehidupan urban di Kota Semarang menimbulkan fenomena Nature Deficit Disorder, sehingga kebutuhan akan ruang restoratif meningkat. Pendekatan Biofilik merupakan rancangan Wellness Resort di Sempadan Sungai Kreo, Mijen, yang bertujuan memulihkan kesehatan pengguna melalui integrasi arsitektur dan alam. Pendekatan Biophilic Design diterapkan dengan mengadaptasi 14 Pola Desain Biofilik, meliputi koneksi visual ke sungai, material lokal, serta konsep Prospect and Refuge. Tantangan kontur curam dan regulasi GSS ditangani dengan struktur adaptif yang meminimalkan intervensi lahan. Hasilnya adalah fasilitas penyembuhan yang menghubungkan kembali manusia dengan ekosistem alamiahnya. Kata Kunci: Wellness Resort, Meditasi, Desain Biofilik, Sungai Kreo, Arsitektur Riparian.Tekanan kehidupan urban di Kota Semarang menimbulkan fenomena Nature Deficit Disorder, sehingga kebutuhan akan ruang restoratif meningkat. Pendekatan Biofilik merupakan rancangan Wellness Resort di Sempadan Sungai Kreo, Mijen, yang bertujuan memulihkan kesehatan pengguna melalui integrasi arsitektur dan alam. Pendekatan Biophilic Design diterapkan dengan mengadaptasi 14 Pola Desain Biofilik, meliputi koneksi visual ke sungai, material lokal, serta konsep Prospect and Refuge. Tantangan kontur curam dan regulasi GSS ditangani dengan struktur adaptif yang meminimalkan intervensi lahan. Hasilnya adalah fasilitas penyembuhan yang menghubungkan kembali manusia dengan ekosistem alamiahnya. Kata Kunci: Wellness Resort, Meditasi, Desain Biofilik, Sungai Kreo, Arsitektur Riparian.