Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Design of an Integrated Islamic International Boarding school (SMP–SMA) in Semarang: An Anthropological Architecture Approach Based on Student Wellbeing Syahda Silmina
Jurnal Poster Pirata Syandana Vol 7, No 01 (2026): PERIODE 162 (JUNI 2026)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Boarding school dengan Pendekatan Antropologi di Semarang merupakan  perancangan fasilitas pendidikan yang bertujuan untuk menjawab kebutuhan akan  lingkungan belajar yang tidak hanya mendukung pencapaian akademik, tetapi juga  pembentukan karakter, kemandirian, dan perkembangan sosial peserta didik. Sistem  boarding school memungkinkan proses pendidikan berlangsung secara lebih menyeluruh  karena aktivitas belajar, kehidupan sehari-hari, serta interaksi sosial terjadi dalam satu  lingkungan yang terintegrasi.  Perancangan ini menggunakan pendekatan antropologi untuk memahami hubungan  antara perilaku manusia, pola aktivitas, serta kebutuhan ruang dalam lingkungan boarding  school. Melalui pendekatan tersebut, karakter aktivitas siswa, tenaga pendidik, serta  pengelola sekolah dianalisis guna menghasilkan rancangan ruang yang mampu  mengakomodasi kegiatan pendidikan sekaligus kehidupan komunal secara seimbang.  Fasilitas boarding school dirancang sebagai lingkungan pendidikan terpadu yang  mencakup fasilitas akademik, asrama siswa, fasilitas pendukung, serta ruang terbuka yang  mendorong interaksi sosial dan kegiatan bersama. Penataan zonasi dan sistem sirkulasi  dirancang untuk mendukung keseimbangan antara kegiatan belajar, beristirahat, serta  interaksi sosial, sehingga tercipta lingkungan yang kondusif bagi proses pendidikan.  Melalui pendekatan ini, diharapkan rancangan boarding school mampu  menghadirkan lingkungan pendidikan yang tidak hanya mendukung kegiatan akademik,  tetapi juga berperan dalam membentuk perkembangan sosial, emosional, dan karakter  peserta didik secara holistik.  Kata Kunci: Boarding school, Arsitektur Pendidikan, Pendekatan Antropologi,  Lingkungan Belajar, Interaksi Sosial, Semarang