Aktivitas investasi pada Bursa Efek Indonesia selalu berada dalam ruang ketidakpastian, sebab setiap keputusan investasi pada hakikatnya mengandung kemungkinan memperoleh keuntungan sekaligus menanggung kerugian. Dalam konteks Manajemen Pasar Modal, risiko menjadi unsur inheren yang tidak dapat dihilangkan, melainkan harus dikelola secara rasional dan sistematis. Perkembangan pasar modal Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan peningkatan partisipasi investor, terutama dari kalangan investor ritel muda, seiring dengan kemajuan digitalisasi transaksi dan kemudahan akses informasi. Namun, perluasan partisipasi tersebut tidak selalu diiringi dengan pemahaman yang memadai mengenai karakter risiko investasi. Artikel ini bertujuan menganalisis konsep manajemen risiko investasi pada pasar modal Indonesia dengan menelaah bentuk-bentuk risiko, faktor-faktor yang memengaruhinya, strategi pengelolaan risiko, serta tantangan yang dihadapi investor pada era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka melalui telaah terhadap buku akademik, artikel jurnal ilmiah, dan dokumen kelembagaan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa risiko investasi pada pasar modal dipengaruhi oleh faktor makroekonomi, faktor fundamental perusahaan, perubahan sentimen pasar, serta dinamika arus informasi digital. Strategi mitigasi risiko yang umum digunakan meliputi diversifikasi portofolio, analisis fundamental, analisis teknikal, penyesuaian profil risiko investor, serta disiplin dalam pengambilan keputusan investasi. Oleh karena itu, manajemen risiko investasi harus dipahami bukan hanya sebagai teknik pengurangan kerugian, melainkan sebagai fondasi utama dalam membangun keputusan investasi yang rasional, berkelanjutan, dan selaras dengan dinamika pasar modal Indonesia.