This Author published in this journals
All Journal Frontier Agribisnis
Nazwar Fadhilla
Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Dampak Penggunaan Alat Pertanian Modern terhadap Jumlah Produksi Padi di Lahan Rawa Kabupaten Barito Kuala Nazwar Fadhilla; Kamiliah Wilda
Frontier Agribisnis Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v10i1.18614

Abstract

Salah satu unsur penting dalam meningkatkan produktivitas usahatani padi adalah penggunaan alat pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan proses budidaya padi sebelum dan sesudah menggunakan traktor dan combine harvester serta menganalisis dampak sebelum dan sesudah menggunakan traktor dan combine harvester terhadap jumlah produksi padi di lahan rawa Kabupaten Barito Kuala. Adapun lokasi penelitian dilakukan di Desa Anjir Seberang Pasar II, Kecamatan Anjir Pasar, Kabupaten Barito Kuala. Data yang digunakan merupakan data yang diperoleh dari perbandingan hasil produksi padi pada tahun sebelum penggunaan alat traktor dan combine harvester (Tahun 2023) dan sesudah penggunaan kedua alat tersebut (Tahun 2024). Data diambil melalui teknik sensus dengan jumlah populasi sebanyak 36 responden. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis uji t sampel berpasangan (paired sample t test). Selain itu, digunakan juga uji Shapiro-Wilk untuk menguji normalitas data dan uji Levene untuk menguji homogenitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah produksi padi sebelum dan sesudah menggunakan traktor dan combine harvester dengan nilai Sig. (2-tailed) lebih kecil dari 0,05 atau 0,001 < 0,05 yang artinya H1 diterima atau terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah menggunakan traktor dan combine harvester terhadap jumlah produksi padi yaitu dari 4.134 kg per ha menjadi 4.390 kg per ha.