This Author published in this journals
All Journal JURNAL PANGAN
syafrudddin, syafruddin syafruddin
Perum BULOG

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemupukan dan Jarak Tanam/Populasi Tanaman Optimal untuk Peningkatan Produktivitas Jagung di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan syafrudddin, syafruddin syafruddin
JURNAL PANGAN Vol 27, No 3 (2018): Vol 27, No 3 (2018): PANGAN
Publisher : Perum BULOG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1380.324 KB) | DOI: 10.33964/jp.v27i3.375

Abstract

Untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi usahatani jagung antara lain adalah dengan pemupukan dan jarak tanam/populasi yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merekomedasikan   pemupukan N, P, dan K serta  jarak tanam/populasi   tanaman yang optimal pada sentra pengembangan jagung di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.    Penelitian dilaksanakan pada bulan April – Juli 2016.  Pemupukan dan jarak tanam/populasi optimal diperoleh dengan menggunakan program Pemupukan Jagung Spesifik Lokasi (PUJs)  berdasarkan data rata-rata produktivitas yang diperoleh petani,   sifat fisik dan kima tanah, pengelolaan tanaman, pemupukan di tingkat petani, dan target/peluang hasil  pada masing-masing sentra pertanaman jagung pada setiap kecamatan di Kabupaten Bone. Pemupukan direkomendasikan jika mempunyai Marginal Rate Return (MRR)>100%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  pemupukan jagung optimal   di Kabupaten Bone adalah 150-170 kg N,  47 - 57 kg P2O5,  29- 63 kg K2O, dan 0 – 24 kg S per hektar dengan nilai MRR 219 - 450% dan dapat menaikkan hasil 2,9 – 3,7 t/ha. jarak tanam 70 cm x 20 cm, 60 cm x 25 cm, dan 80 cm x 18 cm dengan Populasi otpimal 66.666 – 71.429 tanaman/ha. Hasil penelitian ini layak diterapkan karena mempunyai nilai MRR 219-450%. Penerapan hasil penelitian ini akan membutuhkan biaya yang lebih tinggi, tetapi juga menghasilkan pendapatan, keuntungan, dan R-C ratio lebih tinggi dibanding yang dilakukan petani saat ini.