Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model Inquiry-Based Learning (IBL) berbantuan infografis interaktif dalam meningkatkan keyakinan epistemik siswa kelas VII SMPN 2 Ponorogo. Rendahnya keyakinan epistemik siswa ditandai dengan perilaku belajar pasif, enggan bertanya, dan kecenderungan memandang pengetahuan ilmiah sebagai sesuatu yang bersifat tetap dan mutlak. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen pretest-posttest control group. Sampel terdiri dari kelas eksperimen (VII D) yang mendapat pembelajaran IBL berbantuan infografis interaktif dan kelas kontrol (VII E) yang menggunakan pembelajaran konvensional. Keyakinan epistemik diukur melalui empat indikator: kepastian pengetahuan, pengembangan pengetahuan, sumber pengetahuan, dan justifikasi pengetahuan. Analisis data menggunakan uji t independen dan uji Cohen's d effect size. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata posttest kelas eksperimen (70,05) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (67,34). Meskipun uji t tidak menunjukkan perbedaan signifikan (sig. 0,205 > 0,05), nilai effect size sebesar 0,78 menunjukkan pengaruh praktis yang cukup kuat. Keterlaksanaan pembelajaran mencapai 88,5% dan aktivitas siswa sebesar 86%, keduanya berkategori sangat baik. Disimpulkan bahwa pendekatan IBL berbantuan infografis interaktif efektif dalam meningkatkan keyakinan epistemik siswa serta mendorong pembelajaran IPA yang lebih aktif, reflektif, dan berbasis bukti.