Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Fenomena Komunitas Sosialita Mom Syantik dalam Pembentukan Identitas Sosial di Media Sosial Instagram Lili Efrita; Ummanah Ummanah
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 5 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i5.5572

Abstract

Perkembangan media sosial telah mendorong lahirnya komunitas sosialita digital yang berperan dalam membentuk identitas sosial masyarakat urban, khususnya perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena komunitas sosialita Mom Syantik dalam proses pembentukan identitas sosial di media sosial Instagram serta memahami makna simbolik yang terkandung dalam aktivitas komunikasinya. Penelitian menggunakan paradigma konstruktivisme dengan pendekatan kualitatif fenomenologis. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam terhadap enam anggota komunitas, serta dokumentasi aktivitas offline dan online di Instagram. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis tematik dan interpretative phenomenological analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas Mom Syantik berfungsi sebagai ruang kolektif bagi perempuan urban, khususnya ibu rumah tangga, untuk membangun dan menegaskan identitas sosial melalui simbol-simbol gaya hidup seperti penampilan, aktivitas arisan, pemilihan ruang sosial, dan representasi visual di Instagram. Interaksi simbolik yang berlangsung secara berulang memungkinkan anggota menginternalisasi nilai, norma, dan citra kolektif komunitas. Media sosial tidak hanya berperan sebagai sarana ekspresi individu, tetapi juga sebagai arena strategis dalam konstruksi dan legitimasi identitas sosial komunitas perempuan urban modern.
Analisis Semiotika Diskriminasi Gender Pada Film Kim Ji Young, Born 1982: Studi Semiotika Roland Barthes Marita Dwi Risyanti; Ummanah Ummanah
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i3.7559

Abstract

Film Kim Ji Young, Born 1982 merupakan representasi sinematik yang mengangkat isu diskriminasi gender dan represi terhadap perempuan dalam struktur budaya patriarki yang kental. Penelitian ini bertujuan untuk membongkar dan menganalisis tanda-tanda diskriminasi gender yang terdapat dalam film tersebut melalui perspektif semiotika Roland Barthes. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan fokus analisis pada signifikasi dua tahap (two-order of signification), yaitu denotasi, konotasi, serta kemunculan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diskriminasi gender ditampilkan secara konsisten melalui adegan-adegan yang merepresentasikan marjinalisasi perempuan di ranah domestik, pembatasan karier (glass ceiling), dan beban mental (mental load) akibat ekspektasi sosial. Melalui analisis konotasi, ditemukan bahwa setiap tindakan karakter utama mengandung pesan mengenai hilangnya identitas diri perempuan setelah menikah. Pada level mitos, film ini mengkritik mitos "Ibu Sempurna" dan "Kodrat Perempuan" yang selama ini digunakan untuk melegitimasi ketidakadilan gender. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa media film berfungsi sebagai alat kritik sosial yang kuat untuk mengungkap ideologi patriarki yang tersembunyi dalam kehidupan sehari-hari.