Penilaian hasil belajar dalam pendidikan bertujuan untuk menyeimbangkan antara peningkatan capaian hasil belajar siswa dan proses perkembangan pembelajaran, dengan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin maju guna meningkatkan kualitas pembelajaran. Rapor Satuan Pendidikan (Rapor SP), sebagai sistem informasi yang digunakan pada tingkat sekolah dasar, menengah pertama, menengah atas, kejuruan, dan pendidikan khusus, belum dimanfaatkan secara optimal. Sebagian guru masih memerlukan pendampingan dalam penggunaan sistem tersebut, dan pada periode tertentu seperti akhir semester, aplikasi sering mengalami kendala, seperti akses yang lambat serta proses login yang kurang efisien. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi secara komprehensif terhadap permasalahan implementasi Aplikasi E-Rapor SP di SMKN 1 Kuta Selatan dengan menggunakan metode PIECES untuk mengidentifikasi kelemahan sistem, serta menentukan dan memprioritaskan rekomendasi solusi perbaikan yang paling efektif dan efisien menggunakan metode TOPSIS. Teknik pengumpulan data meliputi kuesioner dengan skala Likert, wawancara, dan diskusi yang dianalisis menggunakan metode PIECES dan metode TOPSIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prioritas utama rekomendasi perbaikan ditetapkan pada tiga solusi, yaitu penerapan sistem pencadangan data (backup) mendekati waktu nyata (near real-time) (A2), penguatan sosialisasi pengisian data email untuk proses reset password (A13), serta penerapan validasi format input secara otomatis (A10). Hasil analisis juga menunjukkan bahwa perbaikan pada infrastruktur sistem (stabilitas, keamanan, dan kualitas data) merupakan prasyarat yang lebih mendesak dan efektif (prioritas A2) dibandingkan dengan solusi berupa bimbingan teknis atau sosialisasi semata.