Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN PEMERIKSAAN PROFIL LIPID DALAM DARAH DENGAN DERAJAT HIPERTENSI DI RUMAH SAKIT UMUM HAJI MEDAN TAHUN 2023-2024: THE RELATIONSHIP BETWEEN BLOOD LIPID PROFILE EXAMINATION AND THE DEGREE OF HYPERTENSION AT THE HAJJ GENERAL HOSPITAL IN MEDAN IN 2023-2024 Ilham Kurnia Saleh Daulay; Selly Oktaria; Lucia Aktalina; Anna Yusria; Nondang Purnama Siregar
Jurnal Kedokteran STM (Sains dan Teknologi Medik) Vol. 9 No. 2 (2026): Issue in Progress
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/stm.v9i2.1082

Abstract

Hypertension is a condition in which there is a chronic increase in blood pressure (over a long period of time) which can cause pain in a person and can even lead to death.). Lipid profile is a test of lipoproteins in blood serum consisting of total cholesterol, HDL, LDL, and TG. This study aims to determine the relationship of blood lipid profile test with the severity of hypertension at haji medan general hospital. This study uses an observational analytical approach with cross-sectional. The sample of this study is 27 samples that meet the inclusion and exclusion criteria. The data analysis used is chi-square. The results of this study showed that from 27 samples of hypertensive patients and complete lipid profiles, which were measured at normal hypertension HDL levels of 40.7% and 59.3% abnormal, LDL levels of 4% normal and 85.2% abnormal, triglyceride levels of 51.9% normal and 48.1% abnormal and total cholesterol levels of 40.7% normal and 59.3% abnormal. The results of the chi-square statistical test between HDL, LDL, triglycerides and cholesterol were obtained with a p-value of 0.189, 0.204, 0.098, 0.027, respectively. There is a difference in cholesterol levels with the degree of hypertension and there is no difference in HDL, LDL and Triglyceride levels with the degree of hypertension at haji medan general hospital 2023-2024. AbstrakHipertensi merupakan kondisi dimana terjadi peningkatan tekanan darah secara kronis yang dapat menyebabkan kesakitan pada seseorang dan bahkan dapat menyebabkan kematian. Profil lipid adalah Pemeriksaan lipoprotein dalam serum darah yang terdiri dari kolesterol total, HDL, LDL, dan trigliserida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemeriksaan profil lipid dalam darah dengan derajat hipertensi di Rumah Sakit Umum Haji Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan observasional analitik dengan cross- secsional. Sampel penelitian ini sebanyak 27 sampel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Analisa data yang digunakan adalah chi- square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 27 sampel pasien hipertensi dan profil lipid lengkap, yang diukur pada kadar HDL derajat hipertensi sebanyak normal 40,7% dan 59,3% abnormal, Pada kadar LDL sebanyak 4% normal dan 85,2% abnormal, pada kadar trigliserida sebanyak 51,9% normal dan 48,1 % abnormal dan pada kadar kolesterol total 40,7 % normal dan 59,3% abnormal. Hasil uji statistic chi-square antara HDL, LDL, trigliserida dan kolesterol didapatkan masing-masing nilai p-value 0,189, 0,204, 0,098, 0,027. Terdapat hunungan kadar kolesterol dengan derajat hipertensi dan tidak terdapat Perbedaan kadar HDL, LDL dan trigliserida dengan derajat hiperteni di rumah sakit Haji Medan 2023-2024.
HUBUNGAN INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN TINGKAT REGULASI EMOSI PADA REMAJA DI SMK NEGERI 2 MEDAN: THE RELATIONSHIP BETWEEN THE INTENSITY OF SOCIAL MEDIA USE AND THE LEVEL OF EMOTIONAL REGULATION AMONG ADOLESCENTS AT SMK NEGERI 2 MEDAN Selia Nazila; Meri Susanti; Bania Maulina; Selly Oktaria
Jurnal Kedokteran STM (Sains dan Teknologi Medik) Vol. 9 No. 2 (2026): Issue in Progress
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/stm.v9i2.1215

Abstract

The use of social media among adolescents continues to increase and may influence psychological conditions, including the ability to regulate emotions. Exposure to negative content, social comparison, and high intensity of use may affect adolescents’ emotional regulation abilities. This study aimed to determine the relationship between the intensity of social media use and the level of emotional regulation among adolescents at SMK Negeri 2 Medan in 2025. This research employed a quantitative analytic method with a cross-sectional design. The sample consisted of adolescents aged 15–18 years selected using purposive sampling. Data were collected using the Social Media Use Integration Scale (SMUIS) to measure the intensity of social media use and the Emotion Regulation Questionnaire (ERQ) to assess emotional regulation. Data were analyzed using the Pearson correlation test. The results showed that the majority of respondents were male adolescents. The intensity of social media use was categorized as high, while the level of emotional regulation was categorized as low. Statistical analysis indicated that there was no significant relationship between the intensity of social media use and emotional regulation (p = 0.096; p > 0.05), with a correlation coefficient of r = 0.171, indicating a very weak positive relationship. In conclusion, there was a very weak positive relationship between the intensity of social media use and emotional regulation among adolescents at SMK Negeri 2 Medan; however, the relationship was not statistically significant. AbstrakPenggunaan media sosial pada remaja semakin meningkat dan berpotensi memengaruhi kondisi psikologis, termasuk kemampuan dalam mengatur emosi. Paparan konten negatif, perbandingan sosial, serta intensitas penggunaan yang tinggi dapat berdampak pada kemampuan regulasi emosi remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dengan tingkat regulasi emosi pada remaja di SMK Negeri 2 Medan tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan analitik dan desain cross sectional. Sampel terdiri dari remaja berusia 15–18 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Social Media Use Integration Scale (SMUIS) untuk mengukur intensitas penggunaan media sosial dan Emotion Regulation Questionnaire (ERQ) untuk mengukur regulasi emosi. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berjenis kelamin laki-laki. Intensitas penggunaan media sosial berada pada kategori tinggi, sedangkan tingkat regulasi emosi berada pada kategori rendah. Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara intensitas penggunaan media sosial dengan regulasi emosi (p = 0,096; p > 0,05) dengan nilai koefisien korelasi r = 0,171 yang menunjukkan hubungan positif dengan tingkat kekuatan sangat lemah. Kesimpulannya, terdapat hubungan positif dengan tingkat kekuatan sangat lemah antara intensitas penggunaan media sosial dengan regulasi emosi pada remaja di SMK Negeri 2 Medan, namun hubungan tersebut tidak signifikan secara statistik.