Fenty Fauziah
Magister Manajemen, Fakultas Ekonomi Bisnis dan Politik, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Inovasi SeSuKaMu: Edukasi Lingkungan Berbasis Masyarakat Melalui Penghijauan Sungai Karang Mumus Samarinda Fahri Husaini; Fikriansyah Fikriansyah; Prasetyani Dhia Qoni’ah; Fenty Fauziah; Muhammad Fitriansyah
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): IJPM - Agustus 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.1203

Abstract

Sungai Karang Mumus di Kota Samarinda mengalami degradasi lingkungan akibat pencemaran limbah rumah tangga, sementara inovasi sosial seperti Sekolah Sungai Karang Mumus (SeSuKaMu) masih menghadapi kendala keterbatasan brand awareness di masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan aksi penghijauan bantaran sungai sebagai strategi penguatan brand awareness wisata edukasi lingkungan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi partisipatif dan dokumentasi dengan melibatkan 26 mahasiswa, 2 dosen pendamping, dan pengelola SeSuKaMu. Program dilaksanakan melalui kelas edukasi lingkungan berbasis outdoor learning dan aksi Green Movement berupa penanaman pohon di bantaran Sungai Karang Mumus. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman ekologis peserta serta keberhasilan penanaman 20 bibit pohon pada area kritis bantaran sungai. Penguatan brand awareness juga terlihat melalui unggahan foto, video, dan konten edukatif peserta di media sosial yang membantu memperluas eksposur SeSuKaMu sebagai wisata edukasi lingkungan berbasis konservasi. Selain memberikan dampak ekologis, kegiatan ini turut memperkuat identitas dan promosi digital SeSuKaMu di masyarakat. Dengan demikian, integrasi edukasi lingkungan dan aksi penghijauan efektif mendukung pengembangan wisata edukasi berbasis konservasi. Namun, keberlanjutan program tetap memerlukan monitoring pertumbuhan pohon dan penguatan promosi digital secara berkala.
Penguatan Brand Awareness P4S Puri Leisa : Living Lab Mitra IKN Sari Astrini; Muhammad Ilham; Fenty Fauziah
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2900

Abstract

Penguatan brand awareness P4S Puri Leisa sebagai Living Lab Mitra Ibu Kota Nusantara (IKN) merupakan langkah strategis dalam memperluas pengenalan, pemahaman, dan dukungan masyarakat terhadap keberadaan lembaga pelatihan pertanian dan perdesaan yang berperan dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia berbasis praktik langsung. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran peserta mengenai eksistensi, fungsi, dan keunggulan P4S Puri Leisa sebagai laboratorium hidup yang dapat menjadi ruang pembelajaran, inovasi, diseminasi teknologi, serta penguatan jejaring masyarakat di wilayah mitra IKN. Metode yang digunakan adalah diskusi partisipatif dengan menekankan pertukaran pengetahuan, pemetaan pemahaman peserta, serta penguatan peran peserta sebagai penyampai informasi kepada masyarakat luas. Hasil diskusi menunjukkan bahwa: (1) peserta telah mengenal P4S Puri Leisa, (2) peserta memahami pentingnya keberadaan P4S Puri Leisa sebagai Living Lab di wilayah mitra IKN, dan (3) peserta mampu bertindak sebagai agen diseminasi informasi dalam menyebarluaskan wawasan mengenai eksistensi serta keunggulan P4S Puri Leisa kepada masyarakat. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan brand awareness tidak hanya berperan dalam meningkatkan pengenalan institusi, tetapi juga membangun keterlibatan sosial, memperluas jejaring komunikasi, dan mendorong partisipasi masyarakat dalam mendukung pengembangan P4S Puri Leisa sebagai pusat pembelajaran berbasis pengalaman. Dengan demikian, P4S Puri Leisa memiliki potensi strategis untuk memperkuat ekosistem pembelajaran pertanian, pemberdayaan masyarakat, dan inovasi lokal yang relevan dengan pembangunan kawasan mitra IKN.
Edukasi Pemanfaatan Biochar Pada Lahan Suboptimal Bagi Mahasiswa UMKT Di P4S Puri Leisa Samarinda Darmawan Setiawan; Daniyati Astuti; Fenty Fauziah
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): JIPPM - Juni 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.1169

Abstract

Lahan suboptimal di wilayah Samarinda memiliki tingkat kesuburan rendah akibat keterbatasan sifat fisik, kimia, dan biologi tanah, sehingga berdampak pada rendahnya produktivitas pertanian. Kondisi ini mendorong perlunya solusi ramah lingkungan melalui pemanfaatan biochar sebagai pembenah tanah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi kepada mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) mengenai pemanfaatan biochar pada lahan suboptimal di P4S Puri Leisa Samarinda. Kegiatan dilaksanakan pada 12 April 2026 dengan melibatkan 27 peserta yang terdiri dari dosen dan mahasiswa. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, observasi lapangan, dan evaluasi kegiatan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan pemahaman peserta, di mana sebelum kegiatan sebagian besar peserta belum memahami fungsi biochar secara spesifik, sedangkan setelah kegiatan sekitar ≥70% peserta mampu menjelaskan peran biochar dalam meningkatkan kapasitas menahan air, memperbaiki struktur tanah, dan menstabilkan pH tanah. Peserta juga mampu mengidentifikasi limbah biomassa sebagai bahan baku biochar serta menunjukkan partisipasi aktif selama pelaksanaan. Kegiatan ini memberikan manfaat langsung berupa peningkatan kemampuan peserta dalam memahami, menjelaskan, dan mengaplikasikan pemanfaatan biochar sebagai pembenah tanah ramah lingkungan pada lahan suboptimal.
Edukasi Ekologi Berbasis Lapangan sebagai Strategi Konservasi Sungai Karang Mumus Samarinda Dhiya Venna Aninda; Desy Fitriani; Fenty Fauziah
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2950

Abstract

Pesatnya urbanisasi di Kota Samarinda memicu alih fungsi lahan dan pencemaran di Sungai Karang Mumus. Lemahnya kesadaran ekologis masyarakat memerlukan intervensi edukasi berbasis pengalaman lapangan. Penelitian pengabdian masyarakat ini bertujuan menganalisis kondisi koridor sungai melalui observasi, mengevaluasi efektivitas metode edukasi lingkungan, serta mendokumentasikan aksi konservasi riparian. Kegiatan dilaksanakan pada 10 Mei 2026 melibatkan 30 peserta dari Magister Manajemen UMKT dan mitra lokal GMSS-SKM. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif-analitis berbasis pemetaan partisipatif sepanjang rute 4 kilometer, dilanjutkan evaluasi melalui observasi semi-partisipatif dan wawancara naratif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi interaktif pra-susur sungai berhasil meningkatkan pemahaman holistik peserta mengenai ekosistem riparian. Melalui susur sungai, peserta berhasil memetakan secara spasial 12 titik hotspot polusi plastik serta area tebing kritis rawan erosi. Sebagai tindakan nyata, dilakukan penanaman 30 bibit pohon yang mengombinasikan vegetasi pelindung (mahoni) dan tanaman produktif (rambutan, durian, cempedak, petai, mangga). Kegiatan ini memberikan dampak langsung bagi mitra GMSS-SKM berupa penguatan basis data spasial kerusakan sungai untuk program Sekolah Sungai, serta memberikan insentif ekonomi jangka panjang bagi warga bantaran sungai melalui pemanfaatan hasil buah sekaligus motivasi swadaya untuk merawat vegetasi penahan erosi tersebut