Melia Nurfadia
Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Mercu Buana Yogyakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan UMKM Arum Kacang Telur di Era Digital: Implementasi QRIS dan Pemanfaatan Google Maps sebagai Sarana Transaksi serta Media Promosi Usaha di Kretek, Bantul, Yogyakarta Melia Nurfadia; Diana Airawaty
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): IJPM - Agustus 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.1205

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemanfaatan teknologi digital pada Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Arum Kacang Telur di Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta yang masih mengandalkan transaksi tunai dan pemasaran konvensional. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta pengetahauan pelaku UMKM penjual kacang telur dalam memodernisasi pembayaran dan mengoptimalisasi jangkauan pasar dengan mengimplementasikan Quick Response Code Indonesian (QRIS) dan Google Maps. Metode pelaksanaan mencakup beberapa tahap dengan menggunakan pendekatan partisipatif. Pertama, mengidentifikasi potensi dan tantangan UMKM melalui wawancara dan observasi secara langsung guna mengidentifikasi kebutuhan pelaku usaha. Kedua, sosialisasi dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dalam memanfaatkan teknologi digital khususnya sistem pembayaran non-tunai QRIS dan Google Maps. Ketiga, pelatihan dilakukan dengan cara melakukan pendampingan mengenai pembuatan akun QRIS dan mendaftarkan akun lokasi usaha di Google Maps. Keempat, mengevaluasi hasil implementasi yang telah dilakukan melalui tahap observasi, wawancara, serta praktik mandiri yang dilakukan pelaku usaha guna mengetahui kemampuan pelaku usaha dalam penggunaan platform digital QRIS dan Google Maps. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa QRIS berhasil diterapkan sebagai sistem pembayaran digital non-tunai serta mendaftarkan titik lokasi usaha pada Google Maps. Selain itu, pelaku usaha dapat menerapkan QRIS sebagai pembayaran non-tunai secara mandiri dan mengelola informasi usaha pada Google Maps. Melalui penerapan kedua platform digital tersebut dapat menambah pemahaman pelaku usaha terkait pentingnya digitalisai usaha, memudahkan dalam proses transaksi pembayaran, dan meningkatkan aksesibilitas serta visibilitas usaha secara digital. Dengan demikian, implementasi QRIS dan Google Maps dapat memberikan dampak yang signifikan bagi pelaku UMKM, yaitu meningkatnya pemahaman pelaku UMKM terhadap pentingnya optimalisasi teknologi digital demi mendukung keberlanjutan usaha, memudahkan dalam proses transaksi, serta berkontribusi terhadap peningkatan aksesibilitas dan visibilitas usaha melalui platform digital.