Zahra Eka Pratiwi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Coping stres pada buruh pabrik rokok di kudus Zahra Eka Pratiwi; Mochamad Widjanarko
SUKMA : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 1 (2026): Volume 7 No 1 Juni 2026 (In Progress)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Abstract This study aims to investigate the stress coping strategies employed by cigarette factory workers in Kudus. The research methodology adopted a qualitative approach with a phenomenological design. The participants were three female cigarette factory workers in Kudus with long-term work experience. Data were collected through interviews, observation, and documentation. The findings revealed that factory workers experienced significant stress resulting from elevated production targets, prolonged working hours, material delays, equipment malfunctions, and alterations in work systems, all of which contributed to both physical and psychological strain. To address these challenging conditions, participants employed two distinct forms of coping strategies: problem-focused coping and emotion-focused coping. Problem-focused coping encompasses active confrontation, seeking social support, and systematic planning for problem resolution. Conversely, emotion-focused coping involves self-control, cognitive distancing from the stressor, positive reappraisal, acceptance of responsibility, and temporary avoidance of stressful situations. These coping mechanisms effectively enabled workers to alleviate work-related pressure and preserve their psychological well-being. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki strategi penanggulangan stres yang diterapkan oleh buruh pabrik rokok di Kudus. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis. Para peserta adalah tiga pekerja perempuan di pabrik rokok di Kudus yang telah berpengalaman bekerja dalam jangka waktu lama. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa pekerja pabrik mengalami stres akibat target produksi yang tinggi, jam kerja yang panjang, keterlambatan bahan baku, kerusakan peralatan, dan perubahan sistem kerja, yang semuanya berkontribusi pada tekanan fisik dan psikologis. Untuk mengatasi kondisi-kondisi yang menantang ini, peserta menerapkan dua bentuk strategi koping yang berbeda: koping berfokus pada masalah dan koping berfokus pada emosi. Penanganan berfokus pada masalah mencakup konfrontasi aktif, mencari dukungan sosial, dan perencanaan sistematis untuk penyelesaian masalah. Sebaliknya, penanganan berfokus pada emosi melibatkan pengendalian diri, menjauhkan diri secara kognitif dari pemicu stres, penilaian ulang yang positif, penerimaan tanggung jawab, dan penghindaran sementara dari situasi yang penuh tekanan. Mekanisme penanganan ini secara efektif memungkinkan para pekerja untuk meringankan tekanan terkait pekerjaan dan menjaga kesejahteraan psikologis mereka.