Amos Michael Sitanggang
Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Hkbp Nommensen

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS STRATEGI PENGURANGAN BIAYA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR Fitri J Sianipar; Ela Setia Prasena Lumban Tungkup; Ardin Dolok Saribu; Amos Michael Sitanggang; Mawar Geby Simamora; Thalia Sreshi Oxana Sidabalok; Bitanto H.M; Cintia Awindah Br Sigiro; Oktafianus Nduru
Jurnal Daya Saing Vol. 12 No. 2 (2026): JURNAL DAYA SAING (JDS)
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/dayasaing.v12i2.2893

Abstract

Penelitian ini membahas strategi pengurangan biaya pada perusahaan manufaktur dengan fokus pada pengaruhnya terhadap kinerja keuangan perusahaan. Latar belakang penelitian didasarkan pada tingginya tingkat persaingan industri serta meningkatnya biaya produksi yang menuntut perusahaan untuk melakukan efisiensi operasional agar mampu mempertahankan daya saing dan profitabilitas. Kajian ini menggunakan metode Critical Journal Review (CJR) terhadap jurnal utama berjudul Cost Reduction Strategies and Financial Performance of Listed Consumer Goods Companies in Nigeria. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami hubungan antara strategi pengurangan biaya dan kinerja keuangan perusahaan, serta mengevaluasi kekuatan dan kelemahan penelitian yang direview. Metode yang digunakan dalam makalah ini adalah studi literatur dengan mengkaji jurnal utama, jurnal pendukung, serta buku referensi yang relevan dengan topik pengurangan biaya dan akuntansi manajemen. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi pengurangan biaya, khususnya pada biaya bahan baku, tenaga kerja, dan overhead, memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan profitabilitas perusahaan. Selain itu, penerapan strategi seperti target costing, activity-based costing, dan lean manufacturing dinilai mampu meningkatkan efisiensi operasional perusahaan. Namun, penelitian utama juga memiliki beberapa kelemahan, seperti keterbatasan sampel, kurangnya variabel eksternal, serta belum mempertimbangkan pengaruh teknologi dan digitalisasi dalam pengelolaan biaya. Dengan demikian, strategi pengurangan biaya dapat menjadi alat penting dalam meningkatkan efisiensi, daya saing, dan keberlangsungan perusahaan manufaktur apabila diterapkan secara efektif dan berkelanjutan