Nazwa Aulia
State University of Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pengaruh Tingkat Suku Bunga dan Nilai Tukar Rupiah terhadap Inflasi di Indonesia Periode 1994–2023. Adelia Marta Lubis; Erickson Sinaga; Legi Likasri Simbolon; Nazwa Aulia
Jurnal Keluarga Sehat Sejahtera Vol. 24 No. 1 (2026): JURNAL KELUARGA SEHAT SEJAHTERA (In-Press)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat suku bunga dan nilai tukar rupiah terhadap inflasi di Indonesia baik secara parsial maupun simultan, serta mengetahui besarnya kontribusi kedua variabel tersebut dalam menjelaskan perubahan inflasi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa data time series periode 1994–2023 yang diperoleh dari Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi SPSS. Sebelum dilakukan pengujian hipotesis, terlebih dahulu dilakukan uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat suku bunga berpengaruh positif dan signifikan terhadap inflasi di Indonesia dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Nilai tukar rupiah juga berpengaruh signifikan terhadap inflasi dengan nilai signifikansi sebesar 0,004. Secara simultan, tingkat suku bunga dan nilai tukar rupiah berpengaruh signifikan terhadap inflasi dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Selain itu, hasil koefisien determinasi menunjukkan nilai R Square sebesar 0,815 yang berarti tingkat suku bunga dan nilai tukar rupiah mampu menjelaskan inflasi di Indonesia sebesar 81,5%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, stabilitas tingkat suku bunga dan nilai tukar rupiah memiliki peranan penting dalam menjaga kestabilan inflasi dan perekonomian nasional di Indonesia.
Implementasi Akad Ijarah Muntahiyah Bittamlik dalam Praktik Pembiayaan pada Lembaga Keuangan Syariah Adelia Marta Lubis; Irma Siagian; Ariel Muhammad Jadhi Sembiring; Legi Likasri Simbolon; Nazwa Aulia
Jurnal Keluarga Sehat Sejahtera Vol. 24 No. 1 (2026): JURNAL KELUARGA SEHAT SEJAHTERA (In-Press)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/

Abstract

Perkembangan lembaga keuangan syariah di Indonesia mendorong penerapan berbagai akad pembiayaan yang sesuai dengan prinsip syariah, salah satunya adalah akad Ijarah Muntahiyah Bittamlik (IMBT). Akad ini merupakan kombinasi antara akad sewa (ijarah) dan perpindahan kepemilikan aset kepada nasabah pada akhir masa akad sesuai dengan kesepakatan yang telah ditentukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi akad IMBT dalam praktik pembiayaan pada lembaga keuangan syariah serta mengidentifikasi manfaat dan tantangan yang dihadapi dalam penerapannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber sekunder berupa jurnal ilmiah, buku, fatwa, dan regulasi yang berkaitan dengan akad IMBT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akad IMBT telah diterapkan pada berbagai produk pembiayaan, seperti pembiayaan rumah, kendaraan, dan aset produktif lainnya. Penerapan akad ini memberikan alternatif pembiayaan yang sesuai dengan prinsip syariah, memberikan kemudahan akses terhadap kepemilikan aset, serta mendukung pengembangan produk lembaga keuangan syariah. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan berupa rendahnya pemahaman masyarakat, kompleksitas administrasi, dan perlunya penguatan pengawasan kepatuhan syariah. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan literasi keuangan syariah serta optimalisasi pengelolaan dan pengawasan agar penerapan akad IMBT dapat berjalan lebih efektif.