Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Pemahaman Kebersihan Melalui Sosialisasi Pembersihan Saluran Drainase di Desa Janti, Waru Mohamad Djaelani; Yayu Sriwahyuni; Taufik Hidayatulloh
Diteksi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Diteksi, Vol. 4, No. 1, Mei 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/diteksi.v4i1.25582

Abstract

Poor maintenance of drainage channels in residential areas remains one of the main causes of water stagnation and potential flooding, particularly in rural regions. This condition is generally influenced by the low level of public understanding regarding the importance of routine drainage maintenance. This community service program aimed to improve residents’ understanding and awareness of drainage cleanliness in Janti Village, Waru District. The activity was conducted on November 8–9, 2025, involving 20 participants representing neighborhood associations (RT and RW). The implementation method applied an educational-participatory approach through several stages, including preliminary observation, preparation of educational materials, pre-test implementation, socialization sessions, interactive discussions, simple drainage cleaning practices, post-test, and activity evaluation. The evaluation instruments consisted of pre-test and post-test questionnaires analyzed using descriptive quantitative methods to measure participants’ improvement in understanding. The results showed an increase in the average participant understanding score from 30% before the activity to 70% after the socialization program. These findings indicate that the applied socialization method was effective in improving public knowledge regarding drainage functions, maintenance techniques, and the importance of community participation in maintaining environmental cleanliness. Furthermore, the activity encouraged community awareness to carry out sustainable drainage maintenance through collective community work and environmental participation. Therefore, this program has the potential to become a community service model that can be implemented in other areas facing similar problems.
Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Asset Based Community Development (ABCD) melalui Program Bersih Lingkungan dan Penanaman TOGA di Desa Kedungrejo Judiono; Taufik Hidayatulloh; Didit Darmawan; Rahayu Mardikaningsih; Jamilah
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Khidmatuna: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/khidmatuna.v7i1.5341

Abstract

Permasalahan kebersihan lingkungan dan pemanfaatan ruang publik yang belum optimal masih menjadi tantangan di Desa Kedungrejo, khususnya di area pinggir jalan dan taman desa. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya kegiatan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan dan memanfaatkan lingkungan secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kebersihan lingkungan serta mendorong partisipasi aktif masyarakat melalui kegiatan bersih-bersih lingkungan dan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Desa Kedungrejo. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 20 Desember 2025 selama satu hari, mulai pukul 07.30 hingga 12.00 WIB, dengan melibatkan 36 mahasiswa dan masyarakat Desa Kedungrejo. Kegiatan ini berhasil membersihkan area jalan dan taman desa serta menanam 36 bibit Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Metode yang digunakan adalah pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) yang menekankan pada pemanfaatan potensi dan aset lokal masyarakat. Pelaksanaan kegiatan meliputi pembersihan area pinggir jalan dan taman desa, penataan lingkungan, serta penanaman TOGA secara gotong royong. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kebersihan dan kerapian lingkungan, serta tumbuhnya kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan memanfaatkan lingkungan secara berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat kerja sama dan nilai gotong royong antara mahasiswa dan masyarakat, sehingga memberikan dampak positif baik secara fisik maupun sosial bagi masyarakat Desa Kedungrejo.