Agung Setya Wibowo
Fakultas Pertanian dan Peternakan UNISBA Blitar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGENDALIAN HAMA URET TEBU (Lepidiota stigma Fabricius) MENGGUNAKAN PESTISIDA NABATI DAN JAMUR ENTOMOPATOGEN Metarhizium anisopliae Eko Siswanto; Moh. Masnur; Agung Setya Wibowo
Viabel : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 21 No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/n8xv4477

Abstract

Lepidiota stigma Fabricius merupakan hama tanah utama pada tanaman tebu yang menyebabkan kerusakan sistem perakaran dan menurunkan produktivitas tanaman. Pengendalian hama ini hingga saat ini masih didominasi oleh penggunaan insektisida kimia, sehingga diperlukan alternatif pengendalian yang lebih ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pestisida nabati yang berasal dari limbah kulit biji jambu mete dan limbah tembakau, serta agen hayati Metarhizium anisopliae, terhadap aktivitas antifeedant, mortalitas larva L. stigma, dan tingkat kerusakan tanaman tebu. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari hingga April 2026 di rumah kaca dan laboratorium hama Fakultas Pertanian UPN Veteran Jawa Timur. Percobaan disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan yang diuji meliputi kontrol, aplikasi limbah kulit biji jambu mete dengan dosis 650 kg ha⁻¹, limbah tembakau 300 kg ha⁻¹, serta M. anisopliae dengan konsentrasi 1×10⁸ konidia ml⁻¹. Pengamatan dilakukan melalui uji langsung dan uji tidak langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pestisida nabati berbahan limbah kulit biji jambu mete tidak memberikan pengaruh nyata terhadap mortalitas larva pada uji langsung, namun mampu menekan aktivitas makan (antifeedant) pada waktu pengamatan tertentu serta menurunkan intensitas kerusakan tanaman tebu. Pada uji tidak langsung, perlakuan ini meningkatkan mortalitas larva dan menurunkan tingkat kerusakan tanaman. Perlakuan Metarhizium anisopliae menunjukkan efektivitas tertinggi, ditunjukkan oleh tingkat mortalitas larva yang paling tinggi serta penurunan kerusakan tanaman yang konsisten. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa M. anisopliae berpotensi sebagai komponen utama dalam pengendalian hama terpadu (PHT) uret tebu, sedangkan pestisida nabati berbahan limbah kulit biji jambu mete dapat berfungsi sebagai agen pengendalian pendukung yang ramah lingkungan.